Show simple item record

dc.contributor.authorFITRI FITRI FITRI KIRNAWATI KIRNAWATI FITRI KIRNAWATI KIRNAWATI
dc.date.accessioned2014-01-21T07:04:01Z
dc.date.available2014-01-21T07:04:01Z
dc.date.issued2014-01-21
dc.identifier.nimNIM050210192084
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/19929
dc.description.abstractPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa khususnya di bidang studi fisika. Aktivitas belajar siswa memegang peranan penting dalam pencapaian hasil belajar yang optimal. Berdasarkan hasil observasi awal di kelas VII-F SMP Negeri 3 Tanggul, ditemukan aktivitas belajar siswa masih rendah. Hal ini ditunjukan dari data hasil observasi awal diproleh 57,5% siswa yang aktif memperhatikan penjelasan guru; 40% siswa yang aktif mencatat; 22,5% siswa yang aktif bertanya; dan 50% siswa yang aktif menjawab pertanyaan. Jadi skor rata-rata aktivitas belajar siswa 42,5%, untuk hasil belajar fisika siswa dari 40 siswa 30% mendapatkan skor di bawah 50; 52,5% mendapatkan skor antara 50-75; dan hanya 17,5% siswa mendapatkan skor di atas 75. Salah satu metode yang relevan diterapkan dalam pembelajaran fisika adalah Model Kooperatif Tipe Learning Together Disertai Presentasi Tugas. Model ini merupakan salah satu model yang dapat dipergunakan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan penelitian tentang pembelajaran, dengan tujuan sebagai berikut: (1) mendeskripsikan peningkatan aktivitas belajar fisika siswa menggunakan Model Kooperatif Tipe Learning Together disertai Presentasi Tugas pada Siswa Kelas VII-F SMP Negeri 3 Tanggul; (2) mendeskripsikan peningkatan ketuntasan hasil belajar fisika siswa menggunakan Model Kooperatif Tipe Learning Together disertai Presentasi Tugas pada Siswa Kelas VII-F SMP Negeri 3 Tanggul. Penelitian ini dilakukan di kelas VII-F SMP Negeri 3 Tanggul yang didasarkan pada permasalahan proses belajar mengajar yang terjadi, yaitu rendahnya aktivitas dan ketuntasan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah “penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research)”. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan post-test. Teknik analisis data menggunakan: (1) analisis deskriptif, yaitu mendeskripsikan secara kualitatif maupun kuantitatif data hasil penelitian; (2) persentase aktivitas belajar untuk menentukan aktivitas belajar siswa antara pembelajaran pada siklus I dan siklus II; (3) persentase ketuntasan hasil belajar untuk menentukan ketuntasan hasil belajar siswa antara pembelajaran pada siklus I dan siklus II. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, yaitu mendeskripsikan secara kualitatif maupun kuantitatif data hasil penelitian. Data hasil observasi yang memperlihatkan bahwa rata-rata aktivitas belajar siswa sebelum dilaksanakan perlakuan hanya mencapai 42,5%, sedangkan aktivitas belajar siswa sesudah dilaksanakan perlakuan telah mengalami peningkatan yaitu ditunjukkan dengan besarnya persentase secara klasikal aktivitas belajar siswa mencapai 69,17%. Pada siklus II aktivitas belajar telah mengalami peningkatan yang ditunjukkan dengan besarnya persentase secara klasikal aktivitas belajar siswa meningkat menjadi 84,59%. Jadi dapat disimpulkan bahwa aktivitas belajar siswa pada siklus I dan siklus II secara keseluruhan dapat dikatakan telah mengalami peningkatan dibandingkan dengan sebelum adanya perlakuan. Persentase ketuntasan hasil belajar siswa sebelum adanya perlakuan adalah sebesar 17,5%, pada pembelajaran siklus I sebesar 67,5% dan pada siklus II sebesar 87,5%. Jadi dapat disimpulkan bahwa ketuntasan belajar siswa pada siklus I dan siklus II secara keseluruhan dapat dikatakan telah mengalami peningkatan dibandingkan dengan sebelum adanya perlakuan. Kesimpulan penelitian ini adalah: (1) penerapan model kooperatif tipe learning together disertai presentasi tugas dapat meningkatkan ketuntasan hasil belajar siswa dalam pembelajaran fisika pada pokok bahasan kalor kelas VII-F di SMP Negeri 3 Tanggul; (2) penerapan model kooperatif tipe learning together disertai presentasi tugas dapat meningkatkan ketuntasan hasil belajar siswa dalam pembelajaran fisika pada pokok bahasan kalor kelas VII-F di SMP Negeri 3 Tanggul.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries050210192084;
dc.subjectMeningkatkan Aktivitas Belajar dan Ketuntasan Hasil Belajar Fisika dengan Model Kooperatif Tipe Learning Together Disertai Presentasi Tugas pada siswa kelas VII-F SMP Negeri 3 Tanggul;en_US
dc.titleMENINGKATKAN AKTIVITAS AKTIVITAS MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR BELAJAR BELAJAR BELAJAR BELAJAR AKTIVITAS BELAJAR FISIKA FISIKA BELAJAR FISIKA FISIKA DENGAN LEARNING LEARNING LEARNING BELAJAR DAN DENGAN DENGAN MODEL MODEL DENGAN MODEL TOGETHER TOGETHER LEARNING TOGETHER i DAN DAN KETUNTASAN KETUNTASAN DAN KETUNTASAN HASIL HASIL KETUNTASAN HASIL KOOPERATIF KOOPERATIF MODEL KOOPERATIF DISERTAI DISERTAI TOGETHER DISERTAI TUGAS TUGAS TUGAS PADA PADA TUGAS PADA TIPE TIPE KOOPERATIF TIPE PRESENTASI PRESENTASI DISERTAI PRESENTASI SISWA SISWA PADA SISWA KELAS KELAS SISWA KELAS PRESENTASI VII-F VII-F KELAS VII-F SMP NEGERI 3 TANGGULen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record