Hubungan Riwayat Derajat Keparahan Stroke Terhadap Kejadian Konstipasi Pasien Stroke Iskemik di Instalasi Rawat Jalan Penyakit Saraf RSD Dr.Soebandi

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Kedokteran

Abstract

Stroke iskemik didefinisikan sebagai kelainan sistem saraf yang ditandai dengan adanya penyumbatan pembuluh darah yang dapat mengganggu aliran darah sehingga dapat menyebabkan kematian sel-sel saraf. Stroke iskemik menyumbang sebesar 11,6% dari semua jenis kematian pada tahun 2019, sehingga stroke iskemik penyebab kematian kedua tertinggi setelah penyakit jantung koroner. Stroke iskemik merupakan jenis yang paling sering terjadi, menyumbang 62,4% dari semua kasus stroke di seluruh dunia pada tahun 2019. Terdapat 77,19 juta orang di seluruh dunia mengalami stroke iskemik dan menyebabkan kematian sebanyak 3,29 juta pada tahun 2019. Berbagai macam gangguan neurologis akibat stroke iskemik, seperti masalah keseimbangan, pergerakan, bicara, menelan, buang air kecil, dan buang air besar, yang dapat menyebabkan masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia. Insiden pada pasien stroke iskemik yang mengalami konstipasi dilaporkan berkisar antara 29% hingga 79%. Saat ini, konstipasi tidak cukup mendapatkan perhatian lebih pada pasien stroke iskemik.

Description

Re Uploud File Repository 26 Januari_Rudy K

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By