Pengaruh Model Problem Based Learning dengan Bantuan Media Wordwall terhadap Keterampilan Kolaborasi dan Berpikir Kritis Ipas pada Siswa Sekolah Dasar
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan kolaborasi dan berpikir
kritis siswa di SDN Pasrujambe 01, yang disebabkan oleh metode pembelajaran
konvensional yang berpusat pada guru, masih dominan menggunakan metode
ceramah, dan kurangnya penggunaan model dan media pembelajaran yang
inovatif. Padahal, keterampilan ini sangat penting untuk menghadapi tantangan
global, terutama dalam pembelajaran IPAS yang menuntut siswa memecahkan
masalah nyata. Guru harus mampu merancang dan mengelola pembelajaran
dengan strategi, model, dan media yang tepat sehingga dapat memberi kemudahan
bagi siswa untuk memahami materi pelajaran. Selain itu guru juga harus mampu
menciptakan inovasi suasana pembelajaran yang melibatkan siswa sepenuhnya
agar hasil belajar dan kemampuan berpikir kritisnya meningkat. Rumusan
masalah pada penelitian ini yaitu “apakah terdapat pengaruh yang signifikan
model PBL dengan media Wordwall terhadap keterampilan kolaborasi dan
kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPAS di Sekolah Dasar?”.
Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model Problem
Based Learning dengan bantuan media Wordwall terhadap keterampilan
kolaborasi dan kemampuan berpikir kritis siswa Sekolah Dasar. Jenis penelitian
ini adalah penelitian semu (Quasi-Eksperiment) dengan menggunakan rancangan
Pretest Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah
seluruh siswa kelas IV SDN Pasrujambe 01 dengan jumlah 50 siswa. Peneliti
menggunakan teknik cluster random sampling untuk mengambil sampel dalam
penelitian ini. Kelas IVA sebagai kelas kontrol dengan pembelajaran
konvensional dan kelas IVB sebagai kelas eksperimen yang mendapat perlakuan
pembelajaran model Problem Based Learning dengan bantuan media Wordwall. Instrumen yang digunakan untuk mengukur keterampilan kolaborasi adalah
lembar observasi dan instrumen kemampuan berpikir kritis siswa yaitu
menggunakan tes. Kedua instrumen tersebut dinyatakan dalam bentuk nilai/skor
yang diperoleh dari hasil observasi dan tes siswa. Metode analisis data
menggunakan uji-T atau Independent sample T-Test. Hasil analisis data kelas
eksperimen untuk keterampilan kolaborasi dan kemampuan berpikir kritis
menunjukkan nilai yang lebih tinggi daripada nilai pada kelas kontrol. Hal ini
diperkuat dengan perhitungan uji hipotesis yang menyatakan bahwa hasil
keterampilan kolaborasi siswa memperoleh nilai signifikansi (sig 2-tailed) sebesar
0,001 dan kemampuan kolaborasi memperoleh nilai signifikansi (Sig 2-Tailed)
sebesar 0,000 sehingga keduanya kurang dari 0,05. Hal ini membuktikan bahwa
ada perbedaan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen terhadap keterampilan
kolaborasi dan kemampuan berpikir kritis. Dengan demikian dapat disimpulkan
bahwa model PBL dengan media Wordwall memiliki pengaruh yang signifikan
terhadap keterampilan kolaborasi dan berpikir kritis IPAS pada siswa Sekolah
Dasar. Selanjutnya diharapkan model Problem Based Learning dan pemanfaatan
media digital seperti Wordwall sebagai bagian dari inovasi pembelajaran dan
dapat menjadi referensi bagi penelitian lain untuk melakukan studi dengan ruang
lingkup yang lebih luas.
Description
Reupload File Repositori 6 Februari 2026_Rudy K/Lia
