Implementasi Tepid Sponge pada Anak DHF (Dengue Hemoragic Fever) Dengan Hipertermia di RSUD dr. Haryoto Lumajang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Dengue Haemoragic Fever (DHF) merupakan penyakit yang disebabkan
oleh infeksi virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti atau
Aedes Albopictus. Masalah utama yang sering kali dialami oleh penderita DHF
(Dengue Hemoragic Fever) yakni hipertermia, dimana kondisi suhu tubuh berada
di atas rentang normal. Kondisi demam yang tidak segera mendapatkan
penanganan dapat menyebabkan gangguan metabolisme otak, keseimbangan sel
pada otak menjadi terganggu, dan kekakuan pada otak hingga beresiko kejang
demam. Salah satu upaya yang dapat diberikan untuk menurunkan suhu tubuh pada
anak DHF dengan hipertermia yakni dengan menggunakan teknik tepid sponge.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi implementasi tepid sponge pada
anak DHF (Dengue Hemoragic Fever) dengan hipertermia.
Desain penelitian yang digunakan adalah cash study dengan partisipan yang
sesuai kriteria inklusi dan eksklusi, dengan memenuhi tanda gejala mayor suhu
tubuh diatas nilai normal. Penelitian dilakukan di Ruang Bougenvile RSUD dr.
Haryoto Lumajang selama 2 hari perawatan, 1x 24 jam, dengan waktu 15 menit
pada bulan Maret 2025. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni (WOD)
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Selama proses penelitian, instrumen yang
digunakan diantaranya thermometer aksilla untuk mengukur suhu tubuh, lembar
observasi yang sesuai dengan tanda gejala mayor dan minor hipertermia, serta
Standart Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI) termoregulasi sebagai alat ukur
indikator ketercapaian.
Setelah dilakukan implementasi selama dua hari didapatkan hasil penurunan
suhu tubuh mencapai 1,1˚C, kulit merah menurun, dan suhu kulit menurun.
Implementasi tepid sponge dapat menurunkan suhu tubuh pada anak DHF dengan
hiperetermia. Intervensi ini disarankan untuk dilanjutkan oleh perawat ruangan
sebagai upaya penanganan nonfarmakologis pada anak yang menderita DHF
dengan hipertermia
Description
Reupload Repository 5 Februari 2026_Hasim
