Mitos dalam Tradisi Baritan di Desa Sidomulyo Kecamatan Silo Jember: Kajian Tradisi Lisan

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Mitos dalam tradisi baritan di Desa Sidomulyo menceritakan tentang tradisi tolak bala’ di Desa Sidomulyo Kecamatan Silo Jember. Berdasarkan temuan dilapangan selain wujud mitos dalam tradisi baritan, pembahasan dalam penelitian ini juga terdapat nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi baritan di Desa Sidomulyo Kecamatan Silo Jember, fungsi-fungsi mitos dalam dalam tradisi baritan di Desa Sidomulyo Kecamatan Silo Jember, dan pemanfaatan mitos dalam tradisi baritan di Desa Sidomulyo Kecamatan Silo Jember sebagai alternatif materi pembelajaran menulis teks cerita rakyat kelas X SMA. Penelitian mitos dalam tradisi baritan ini menggunakan metode kualitatif etnografi. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Desa Sidomulyo Kecamatan Silo Jember. Sumber data penelitian ini adalah informan yang mengerti tradisi baritan, sedangkan datanya berupa hasil wawancara, berbagai kegiatan yang berkaitan dengan tradisi baritan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu wawancara dan observasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif-etnografi Spradley yang terdiri atas analisis domain, taksonomik, komponen dan tema budaya. Hasil dan pembahasan dalam penelitian ini yaitu (1) wujud mitos dalam tradisi baritan di Desa Sidomulyo Kecamatan Silo Jember. Dalam wujud mitos pembahasan yang petama adalah mengenai prosesi dalam tradisi baritan yang terdiri dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap penutupan. Pembahasan yang kedua mengenai asal-usul tradisi baritan di Desa Sidomulyo Kecamatan Silo Jember, pembahasan yang ketiga ialah mitos tentang tolak bala’ dalam tradisi baritan di Desa Sidomulyo Kecamatan Silo Jember; (2) nilai-nilai budaya yang tekandung dalam tradisi baritan di Desa Sidomulyo Kecamatan Silo Jember adalah nilai relegi yang ditunjukkan dalam tradisi baritan berupa keimanan dan ketakwaan manusia terhadap Tuhannya, keteringantan manusia terhadap Tuhannya, kepercayaan terhadap makhluk gaib sebagai ciptaan Tuhan. Nilaisosial berupa gotong-royong dan rukun. Nilai kepribadian berupa ketaatan individu dalam menjalankan tradisi nenek moyang, keikhlasan dalam melaksanakan tradisi baritan; (3) fungsi-fungsi mitos dalam tradisi baritan di Desa Sidomulyo Kecamatan Silo Jember adalah menyadarkan masyarakat tentang adanya hal gaib dan sebagai sarana untuk meneruskan kebudayaan bagi generasi selanjutnya; (4) pemanfaatan mitos dalam tradisi baritan di Desa Sidomulyo Kecamatan Silo Jember sebagai alternatif materi pembelajaran menulis teks cerita rakyat kelas X SMA. Kesimpulan penelitian ini yaitu mitos dalam tradisi baritan tercermin dalam kepercayaan masyarakat terhadap bulan Suro sebagai waktu sakral yang penuh energi mistis. Mitos ini berkembang melalui ritual tradisi baritan yang diyakini sebagai bentuk tolak bala’ dan sedekah bumi yang diwariskan secara turun-temurun. Saran yang dapat diberikan adalah (1) bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk meneliti lebih lanjut aspek lain dari tradisi baritan, (2) bagi masyarakat, diharapkan agar terus melestarikan tradisi baritan sebagai warisan budaya yang mengandung nilai-nilai luhur, baik secara spiritual maupun sosial, dan (3) bagi pendidik dan institusi pendidikan, pemanfaatan tradisi lokal seperti tradisi baritan dapat dijadikan alternatif bahan ajar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya dalam materi cerita rakyat.

Description

Reupload file repository 5 februari 2026_Arif/Halima

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By