Analisis Jenis Spektrum Cahaya dan Lama Penyinaran Light Emitting Diode (LED) terhadap Pertumbuhan Selada Keriting
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Cahaya merupakan bagian penting dalam fisika dan kehidupan sehari-hari,
salah satunya dalam pertumbuhan tanaman. Spektrum cahaya, terutama spektrum
biru dan merah sangat berperan dalam proses fotosintesis, fototropisme, dan
fotomorfogenesis melalui kerja fotoreseptor seperti klorofil, kriptookrom, dan
fitokrom. Fotosintesis hanya memanfaatkan sebagian kecil dari spektrum cahaya,
dan efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh kualitas (panjang gelombang),
intensitas, serta lama penyinaran. Tanaman selada (Lactuca sativa L.), yang
termasuk tanaman berhari panjang, membutuhkan penyinaran lebih dari 12 jam
agar dapat tumbuh optimal. Namun, intensitas sinar matahari di Indonesia yang
rata-rata hanya 11–12 jam per hari dapat menjadi kendala. Untuk itu, diperlukan
inovasi seperti pemanfaatan cahaya tambahan dari lampu LED. Teknik budidaya
hidroponik, khususnya sistem nutrient film technique (NFT), juga menjadi
alternatif efisien untuk budidaya di lahan terbatas. Berdasarkan hal tersebut,
penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh spektrum cahaya dan lama
penyinaran LED terhadap pertumbuhan selada keriting dalam sistem hidroponik
NFT, guna mendukung budidaya tanaman yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Jenis penelitian yang digunakan yaitu True Experimental dengan desain
randomized subject post test only control group design. Penelitian ini dilaksanakan
di Green house Rumahku Hidroponik Jalan Jawa 6 Sumbersari, Kabupaten Jember
pada bulan Februari sampai Maret 2025. Sampel pada penelitian ini terbagi menjadi
10 kelompok yakni 1 kelompok kontrol dan 9 kelompok eksperimen. Setiap
kelompok menggunakan hidroponik NFT dengan 12 sampel tanaman selada
keriting setiap percobaan. Oleh karena itu, jumlah total sampel selada yang
digunakan pada penelitian ini yaitu 120. Indikator pertumbuhan tanaman pada
penelitian ini meliputi tinggi tanaman, banyak daun, luas daun, massa tajuk viii
tanaman, laju pertumbuhan tanaman, daun layu, daun kering serta kematian
tanaman. Hasil pengamatan dan pengukuran langsung ditulis dalam tabel
pengamatan penelitian kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik One
Way Anova.
Penelitian ini menggunakan uji statistik One Way Anova, sehingga
didapatkan hasil pengaruh spektrum cahaya dan lama penyinaran terhadap masing-
masing indikator pertumbuhan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyinaran
dengan spektrum biru selama 4 jam berpengaruh signifikan terhadap tinggi tanaman
dengan rata-rata 22,21 cm. Indikator banyak daun terbaik dihasilkan oleh perlakuan
penambahan spektrum merah selama 4 jam (E11) yang berbeda signifikan dengan
kelompok spektrum putih selama 10 jam (E33). Indikator luas daun dan massa tajuk
terbaik dihasilkan oleh kelompok kontrol tanpa penambahan LED. Perlakuan
kelompok kontrol berbeda signifikan terhadap luas daun dibandingkan seluruh
kelompok eksperimen. Sedangkan pada massa tajuk, kelompok kontrol berbeda
signifikan dibandingkan kelompok E12, E13, E21, E22, E23, E32, dan E33. Kelompok
perlakuan E11, E21, E22, E23, dan E31 berpengaruh signifikan terhadap laju
pertumbuhan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kemudian penambahan
spektrum cahaya dan lama penyinaran LED tidak berpengaruh signifikan terhadap
indikator daun layu dan daun kering.
Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini yaitu penambahan spektrum
cahaya dan lama penyinaran berpengaruh signifikan terhadap indikator tinggi
tanaman, banyak daun, luas daun, massa tajuk, dan laju pertumbuhan. Namun
spektrum cahaya dan lama penyinaran tidak berpengaruh signifikan terhadap cacat
tanaman yang meliputi daun layu, daun kering dan kematian tanaman. Oleh karena
itu, meskipun cahaya buatan LED memiliki potensi besar untuk mendukung
pertumbuhan tanaman, efektivitasnya tetap dipengaruhi oleh spektrum dan durasi
penyinaran yang sesuai dengan kebutuhan fisiologis tanaman.
Description
Reupload File Repositori 5 Februari 2026_Rudi H/Ardi
