Analisis Stakeholder Baznas Banyuwangi dalam Mengimplementasikan Ekonomi Hijau
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran stakeholder Badan Amil Zakat
Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyuwangi dalam mengimplementasikan
ekonomi hijau yang selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs)
ke-11, yaitu menciptakan kota dan pemukiman yang inklusif, aman, tangguh, dan
berkelanjutan. Penerapan ekonomi hijau menjadi bagian dari visi besar Indonesia
Emas 2045, di mana lembaga sosial seperti BAZNAS diharapkan berkontribusi
melalui program-program yang mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus
menjaga kelestarian lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran
(mixed methods) dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam
kepada aktor-aktor kunci dan analisis menggunakan alat MACTOR (Matrix of
Alliance, Conflicts, Tactics Objective and Recommendations). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa BAZNAS Banyuwangi telah menjalankan program unggulan
seperti bedah rumah tidak layak huni yang secara langsung berkontribusi terhadap
indikator 11.1 SDGs, yaitu akses terhadap perumahan yang layak dan terjangkau.
Program ini tidak hanya berdampak pada pengentasan kemiskinan, tetapi juga
menjadi wujud nyata kontribusi ekonomi hijau dalam konteks lokal. Analisis
stakeholder melalui MACTOR menunjukkan bahwa Ketua BAZNAS dan Wakil
Ketua memiliki pengaruh yang dominan dalam pelaksanaan program, sementara
BAPPEDA berperan penting dalam penyediaan data kemiskinan. Namun, instansi
teknis seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas PUPR menunjukkan
tingkat keterlibatan yang rendah. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan
kolaborasi lintas sektor, integrasi program zakat dalam perencanaan pembangunan
daerah, serta penguatan literasi ekonomi hijau di tingkat lembaga dan masyarakat.
Description
Reupload File Repositori 5 Februari 2026_Rudy K/Lia
