Pengaruh Penambahan Glukosa dan Galaktosa terhadap Aktivitas Endo-³- 1,4-D-xilanase Rekombinan (XynBTN63D) dalam Saccharomyces Cerevisiae BJI824
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Abstract
Endo-³-1,4-D-xilanase (EC 3.2.1.8) merupakan enzim xilanolitik yang
mampu menghidrolisis ikatan ³-(1,4)-xilosidik pada xilan menghasilkan
xilooligosakarida (XOS) seperti xilobiosa dan xilotriosa. Gen rekombinan
xynBTN63D yang berasal dari sistem abdominal rayap telah diekspresikan secara
ekstraseluler pada Saccharomyces cerevisiae BJ1824 menggunakan plasmid
pYHM1-xynBTN63D dengan promoter GAL1 yang diinduksi oleh galaktosa.
Produksi XOS secara industri memerlukan biaya tinggi, sehingga diperlukan
pengaturan komposisi sumber karbon untuk memperoleh pertumbuhan sel dan
aktivitas enzim yang optimal.
Penelitian ini bertujuan menentukan pengaruh variasi glukosa terhadap
pertumbuhan S. cerevisiae BJ1824 rekombinan serta pengaruh penambahan
galaktosa terhadap aktivitas endo-³-1,4-D-xilanase dan produk hidrolisis xilan
yang dihasilkan. Media yang digunakan adalah YPG sebagai media kontrol dan
YMin sebagai media minimal dengan komposisi yeast ekstrak 0,5% (b/v), KH2PO4
0,5% (b/v), (NH4)2SO4 0,2% (b/v), dan MgSO4·7H2O 0,04% (b/v). Variasi glukosa
yang digunakan adalah 0%; 0,5%; 1%; dan 2% (b/v), sedangkan variasi galaktosa
yang digunakan adalah 0%; 0,2%; 0,5%; dan 1% (b/v). Pertumbuhan kultur diamati
menggunakan OD600 hingga 96 jam. Aktivitas enzim ditentukan dengan metode
DNS (Miller) menggunakan substrat Beechwood xylan, kadar protein dianalisis
dengan metode Bradford, dan produk hidrolisis dianalisis secara kualitatif
menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dengan standar xilosa (X1),
xilobiosa (X2), dan xilotriosa (X3).
Hasil pengujian menunjukkan bahwa glukosa 0,5% memberikan
pertumbuhan S. cerevisiae BJ1824 rekombinan stabil dibandingkan konsentrasi glukosa lainnya. Penambahan galaktosa meningkatkan aktivitas endo-³-1,4-Dxilanase, dengan galaktosa 1% (b/v) menghasilkan aktivitas tertinggi. Aktivitas
enzim meningkat setelah fase eksponensial dan mencapai kondisi optimum pada
48372 jam setelah induksi. Analisis kadar protein menunjukkan bahwa sampel
crude enzyme mengandung protein total yang tidak seluruhnya merupakan xilanase
aktif, sehingga peningkatan kadar protein tidak selalu berbanding lurus dengan
peningkatan aktivitas enzim. Hasil analisis KLT menunjukkan bahwa lane standar
campuran X1, X2, dan X3 menghasilkan tiga zona migrasi yang berbeda,
sedangkan sampel hasil hidrolisis menunjukkan bercak yang dominan sejajar
dengan xilobiosa (X2) dan sebagian mendekati xilotriosa (X3), sementara bercak
pada posisi xilosa (X1) tidak tampak dominan. Hal tersebut menunjukkan bahwa
produk hidrolisis xilan didominasi oleh xilooligosakarida berantai pendek, sesuai
dengan karakteristik endo-³-1,4-D-xilanase yang memotong rantai xilan pada
bagian internal dan menghasilkan XOS sebagai produk utama.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media YMin dengan
glukosa 0,5% dan induksi galaktosa 1% merupakan kondisi terbaik untuk
pertumbuhan dan aktivitas endo-³-1,4-D-xilanase rekombinan (XynBTN63D) pada
S. cerevisiae BJ1824, serta menghasilkan produk hidrolisis berupa xilobiosa yang
berpotensi dikembangkan sebagai xilooligosakarida (XOS) kandidat prebiotik.
Description
Validasi file repositori 7 November 2026_Firli
