Show simple item record

dc.contributor.authorArif Sandro Dermawan
dc.date.accessioned2014-01-17T06:07:08Z
dc.date.available2014-01-17T06:07:08Z
dc.date.issued2014-01-17
dc.identifier.nimNIM060210301231
dc.identifier.urihttp://repository.unej.ac.id/handle/123456789/16010
dc.description.abstractMetode pembelajaran pada mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 3 Lumajang masih menggunakan metode konvensional, yaitu berupa metode ceramah. Hal ini menyebabkan hasil belajar siswa kelas XI IPS 4 pada mata pelajaran tersebut masih belum meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Untuk itu, guru perlu mencoba menerapkan metode dalam proses pembelajaran yang sesuai untuk meningkatkan aktivitas sekaligus hasil belajar siswa adalah metode resitasi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan metode resitasi dan apakah aktivitas dan hasil belajar dapat meningkat sesuai KKM setelah penerapan metode resitasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dari yang pasif menjadi aktif sekaligus hasil belajar siswa sehingga mencapai KKM pada mata pelajaran Ekonomi. Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus yang meliputi kegiatan perencanaan, tindakan dan observasi, dan refleksi. Penentuan tempat penelitian menggunakan metode purposive, yaitu pada kelas XI IPS 4 di SMA Negeri 3 Lumajang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumen. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode resitasi dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa yang berupa nilai rata-rata tugas pada mata pelajaran Ekonomi pokok bahasan mengklasifikasikan ketenagakerjaan siswa kelas XI IPS 4 SMA Negeri 3 Lumajang. Pada siklus I, aktivitas belajar siswa kelas XI IPS 4 tergolong Aktif. Secara individu nilai rata-rata tugas siswa sebesar 77,87 yang berarti sudah memenuhi KKM. Ketuntasan secara klasikal, untuk aktivitas belajar siswa belum memenuhi standar ketuntasan, karena baru mencapai 70,59%. Pada siklus II, aktivitas belajar siswa meningkat dan mencapai kategori Sangat Aktif, sedangkan rata-rata nilai ulangan harian siswa secara individu sebesar 84.62 dan aktivitas belajar sisawa secara klasikal mencapai 82,35% yang berarti seluruhnya telah mencapai standar ketuntasan.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.relation.ispartofseries060210301231;
dc.subjectMetode Resitasi, Aktivitas dan Hasil Belajar, Mengklasifikasikan Ketenagakerjaan.en_US
dc.titleIMPLEMENTASI METODE RESITASI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWAen_US
dc.typeOtheren_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record