Uji Kesesuaian Serangga Predator Rhynocoris Fuscipes Terhadap Jenis Tanaman Refugia Berdasarkan Morfologi Bunga
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Penurunan populasi serangga musuh alami akibat penggunaan pestisida dan kerusakan habitat menjadi permasalahan dalam pengendalian hama terpadu. Salah satu strategi konservasi yang dapat dilakukan adalah pemanfaatan tanaman refugia untuk mendukung keberadaan serangga predator, seperti Rhynocoris fuscipes. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian tanaman refugia bagi R. fuscipes berdasarkan preferensi kunjungan, aksesbilitas nektar, dan kesesuaian morfologi bunga. Tujuh jenis bunga yang diuji meliputi Tagetes erecta kuning dan oranye, Turnera subulata, Turnera ulmifolia, Melampodium spp., Lantana camara, dan Cosmos sulphureus. Pengamatan meliputi preferensi kunjungan, akses nektar, durasi kunjungan, kesesuaian morfologi bunga dengan panjang rostrum, lama hidup, fekunditas, dan penetasan telur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa R. fuscipes mengunjungi beberapa jenis bunga, tetapi Cosmos sulphureus merupakan satu-satunya bunga yang nektarnya teramati dapat diakses oleh serangga. Kesesuaian morfologi bunga dan panjang rostrum mendukung kemampuan serangga dalam mengakses nektar. Pada perlakuan Cosmos sulphureus, rata-rata lama hidup serangga jantan mencapai 11,00 ± 1,41 hari dan betina 20,75 ± 0,96 hari, sedangkan pada kontrol masing-masing 7,00 ± 0,82 hari dan 10,00 ± 1,41 hari. Hasil analisis ragam menunjukkan adanya perbedaan lama hidup yang signifikan antara perlakuan dan kontrol pada serangga jantan maupun betina. Rata-rata fekunditas pada perlakuan Cosmos sulphureus mencapai 9,75 butir telur per ulangan, dengan 29 dari 39 butir telur menetas atau sebesar 74,36%. Berdasarkan akses nektar, kesesuaian morfologi bunga, lama hidup, dan hasil reproduksi, Cosmos sulphureus berpotensi menjadi tanaman refugia untuk mendukung konservasi R. fuscipes. Pengujian lebih lanjut di lapangan diperlukan untuk mengetahui efektivitasnya dalam mendukung keberadaan predator pada agroekosistem.
Description
Finalisasi oleh agus/ November 2026
