Pengaruh Konsentrasi Kromium Heksavalen Terhadap Tingkat Hemolisis Eritrosit Manusia Secara In Vitro
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kedokteran
Abstract
Paparan kromium heksavalen (Cr(VI)) berpotensi menimbulkan dampak
negatif pada kesehatan manusia. Cr(VI) banyak ditemukan dan digunakan dalam
berbagai industri, seperti penyamakan kulit, produksi baja, konstruksi semen serta
industri kimia. Senyawa ini merupakan oksidatif kuat yang dapat menyebabkan
efek toksisitas pada eritrosit. Cr(VI) dapat menembus membran sel eritrosit dan
menyebabkan kerusakan pada sel melalui peran Reactive Oxygen Species (ROS)
sehingga terjadi hemolisis eritrosit. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk
mengevaluasi pengaruh konsentrasi Cr(VI) terhadap tingkat hemolisis eritrosit
manusia secara in vitro.
Penelitian ini merupakan eksperimen murni dengan desain post-only
control design. Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2024 hingga
Februari 2025 di Laboratorium Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas
Jember. Pada kelompok perlakuan eritrosit 0,4% diberi Cr(VI) berbagai konsentrasi
(5, 10, 20, 40, 80, 160, dan 300 µM). Persentase tingkat hemolisis eritrosit didapatkan
dari pengolahan nilai absorbansi menggunakan persamaan yang telah ditentukan.
Data hasil persentase tingkat hemolisis eritrosit dianalisis menggunakan metode
analisis regresi non-linear untuk mengetahui nilai EC50.
Hasil yang didapatkan berupa adanya pengaruh konsentrasi Cr(VI) terhadap
tingkat hemolisis eritrosit, dengan nilai EC50 pada konsentrasi 80,77 µM. Hasil
persentase tingkat hemolisis eritrosit pada penelitian ini lebih tinggi dibandingkan
penelitian sebelumnya. Hemolisis eritrosit merupakan hasil dari proses reduksi
intraseluler Cr(VI) ke bentuk lebih sederhana (Cr(III), Cr(IV), dan Cr(V))
meningkatkan produksi ROS yang memicu kerusakan membran sel eritrosit. Faktor
lain yang dapat memengaruhi hasil penelitian seperti suhu, durasi inkubasi, panjang
gelombang spektrofotometri dan pH dijelaskan serta beberapa diamati pada
penelitian ini. Demikian dapat disimpulkan bahwa konsentrasi Cr(VI) berpengaruh
terhadap tingkat hemolisis eritrosit, dengan nilai EC50 pada konsentrasi 80,77 µM.
Description
Reupload File Repositori 4 Februari 2026_Rudy K/Lia
