Seleksi Beberapa Tanaman Perangkap terhadap Preferensi dan Performa Hama Penggerek Jagung Spodoptera frugiperda
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Spodoptera frugiperda (Fall Armyworm) merupakan serangga hama dari Ordo Lepidoptera, Famili Noctuidae. Hama penggerek ini merusak berbagai jenis tanaman, utamanya adalah tanaman jagung dan tanaman serelia. S. frugiperda termasuk serangga hama yang bersifat polifag dan dilaporkan memiliki hingga 353 spesies inang dari 76 famili tumbuhan, antara lain adalah Famili Poaceae, Asteraceae, serta Fabaceae (Montezano et al., 2018). Khususnya pada tanaman jagung, S. frugiperda menyerang pada fase vegetatif terutama pada daun muda yang masih menggulung (whorl). Serangan larva S. frugiperda pada awal instar memakan lapisan bagian atas daun sehingga meninggalkan membran transparan berwarna perak (efek windowpane). Pada kondisi serangan yang berat, larva instar akhir dapat merusak pucuk tanaman dan menimbulkan gejala dead heart (tunas mati) (Prasanna et al., 2018). Serangan oleh hama S. frugiperda dapat menurunkan produktivitas jagung secara signifikan. Pada wilayah Amerika, serangan hama S. frugiperda dilaporkan telah menyebabkan kehilangan hasil panen sebesar 25%-100% tergantung pada tingkat keparahan serangan (Matova et al., 2020). Para petani di Ethiopia dan Kenya mengalami tingkat intensitas kerusakan sebesar 32%-47,3% yang setara dengan kehilangan hasil panen jagung sebesar 0,77-1 ton/ha (Kumela et al., 2019). Sementara itu, di wilayah Berau, Kalimantan Timur, serangan S. frugiperda telah menyebabkan kerusakan sebesar 13,33% (1.351 ha) pada 10.133 ha lahan (Widhayasa dkk., 2021). Pada wilayah Limbangan, Jawa Barat, intensitas serangan S. frugiperda mencapai 52,78% dengan presentase 100% tanaman jagung yang terserang (Asfiya dkk., 2021). Data kerusakan akibat serangan S. frugiperda menunjukkan bahwa hama ini merupakan ancaman serius bagi ketahanan produksi jagung, baik di tingkat nasional maupun global.
Description
Finalisasi Maya_23 Oktober 2026
