Preferensi Konsumen dan Willingness to Pay Beras Hitam Organik PT Sirtanio Organik Indonesia di Kabupaten Banyuwangi
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Beras organik merupakan beras yang dihasilkan melalui sistem budidaya tanpa menggunakan pupuk dan pestisida kimia, sehingga lebih aman untuk dikonsumsi. Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mendorong mereka untuk lebih selektif dalam memilih beras yang akan dikonsumsi, salah satunya beras hitam organik PT. Sirtanio Organik Indonesia. Kandungan antosianin pada beras hitam enam kali lebih tinggi dari varietas beras lainnya. Antosianin memiliki banyak efek bagi kesehatan yakni sebagai antioksidan, memperlambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker, kardiovaskular, stress oksidasi, komplikasi diabetes, serta penyakit degenerative lainnya. Hal ini menjadi peluang yang baik untuk PT Sirtanio Organik Indonesia. Akan tetapi, penjualan beras hitam organik menghadapi tantangan berupa persepsi konsumen yang menganggap beras hitam sebagai ketan hitam dan persepsi terhadap harga beras organik yang mahal Rp43.500/Kg. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui prefernsi konsumen dan nilai kesediaan membayar konsumen beras hitam organik. Metode yang digunakan yakni deskriptif analitik dengan lokasi penelitian di PT. Sirtanio Organik Indonesia, Desa Sumberbaru, Kecamatan Singonjuruh, Kabupaten Banyuwangi. Data yang digunakan terdiri dari data primer yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta data sekunder yang berasal dari berbagai literatur dan instansi terkait. Analisis preferensi konsumen beras hitam organik PT. Sirtanio Organik Indonesia dilakukan menggunakan analisis multiatribut fishbein. Analisis kesediaan membayar konsumen beras hitam organik PT. Sirtanio Organik Indonesia dilakukan menggunakan analisis contingent valuation method (CVM). Sementara itu, analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesediaan membayar beras hitam organik PT. Sirtanio Organik Indonesia dilakukan menggunakan analisis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Sikap konsumen terhadap atribut beras hitam organik PT. Sirtanio Organik Indonesia adalah positif (102,03) dengan atribut produk yang paling dipertimbangkan adalah kandungan gizi (19,94). 2) Nilai rata-rata kesediaan membayar konsumen beras hitam organik PT. Sirtanio Organik Indonesia adalah Rp43.900/Kg, nilai ini lebih besar dibandingkan harga yang telah ditetapkan PT. Sirtanio Organik Indonesia yaitu Rp43.500/Kg sehingga didapatkan surplus konsumen sebesar Rp400. 3) Faktor-faktor yang mempengaruhi kesediaan membayar konsumen beras hitam organik PT. Sirtanio Organik Indonesia pada tingkat kepercayaan 90% adalah pendapatan dengan nilai signifikansi (0,058) dan jumlah anggota keluarga dengan nilai signifikansi (0,044). Sementara itu, untuk tingkat kepercayaan 85% adalah persepsi terhadap harga dengan nilai signifikansi (0,132).
Description
Finalisasi Maya_19 Oktober 2026
