Perbedaan Motivasi Belajar Menggunakan Model PBL Berbantuan Media PPT dengan Model PBL Berbantuan Media Nearpod (Studi Kasus Siswa Kelas X SMAN 2 Jember Materi Sistem Pembayaran)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Atas memiliki peran penting dalam membentuk peserta didik sebagai bekal menghadapi kehidupan bermasyarakat. Salah satu mata pelajaran yang berperan dalam mencapai tujuan tersebut adalah ekonomi, yang tidak hanya berfokus pada pemahaman konsep, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran tersebut, proses pembelajaran perlu disesuaikan dengan karakteristik peserta didik tingkat SMA. Peserta didik pada jenjang ini cenderung membutuhkan pembelajaran yang kontekstual, menarik, dan tidak bersifat satu arah dan tentunya dengan dukungan sarana dan prasarana. Penerapan media beserta model pembelajaran yang tepat, diharapkan tujuan pembelajaran tersebut dapat terlaksana dengan baik. Hasil pengamatan langsung di SMAN 2 Jember saat kegiatan Asistensi Mengajar menunjukkan bahwa guru telah menerapkan model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran ekonomi dengan dominasi media PowerPoint. Adapun berdasarkan hasil nilai motivasi belajar awal siswa yang diperoleh dari guru, motivasi belajar siswa masih belum optimal, selain itu hal ini ditunjukkan oleh hasil wawancara oleh beberapa peserta didik dengan hasil antusiasme belajar berkurang dikarenakan penggunaan media PowerPoint yang berulang, dan memerlukan media baru sebagai alternatif. Menanggapi permasalahan ini, media alternatif yang sesuai adalah media Nearpod. Pada dasarnya Nearpod adalah gabungan slide-slide untuk presentasi serta fitur gamifikasi yang interaktif, dengan Nearpod pembelajaran menjadi lebih menyenangkan karena menyerupai permainan, menumbuhkan jiwa kompetisi, serta meningkatkan fokus dan antusiasme belajar. Selain itu, dengan fitur collaborate board mendukung model PBL, dimana Nearpod dapat menutup keterbatasan fitur PowerPoint, Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Adapun tempat penelitian dilaksanakan di SMAN 2 Jember. Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling. Sampel yang terpilih yakni kelas X.8 sebagai kelas kontrol dan X.4 sebagai kelas eksperimen karena kedua kelas tersebut memiliki nilai motivasi belajar yang lebih rendah dibandingkan kelas lainnya serta memiliki karakteristik yang relatif sama. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, serta dokumen. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji non parametrik mann-whitney Hasil uji hipotesis menggunakan uji Mann-Whitney menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar < 0,001, yang lebih kecil dari 0,05 sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Berdasarkan tabel ranks, kelas eksperimen memiliki mean rank sebesar 44,17 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 26,83, sehingga motivasi siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Penelitian ini dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan dalam penggunaan model PBL berbantuan media Nearpod serta penggunaan model PBL berbantuan media PPT pada materi sistem pembayaran. Dari perbedaan tersebut penggunaan media Nearpod memiliki pengaruh lebih dari media PPT dalam menstimulus motivasi peserta didik. Saran peneliti bahwa media Nearpod diharapkan dapat dijadikan media alternatif oleh pendidik dan sekolah.
Description
Finalisasi Oktober 2026_Yudi
