Analisis Life Cycle Cost Pengolahan Teh Celup Cascara dari Kulit Kopi Arabika (Studi Kasus di BUMDesMa Raisa Bondowoso)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknologi Pertanian
Abstract
Kulit buah kopi Arabika (cascara) memiliki potensi untuk diolah menjadi produk bernilai tambah, seperti teh celup cascara. BUMDesma Raisa Bondowoso telah mengolah cascara, namun kapasitas produksi yang terbatas dan kurangnya perencanaan biaya sehingga menghambat pengembangan usaha. Penelitian ini bertujuan mengembangkan desain pra produksi sebagai dasar peningkatan kapasitas, mengidentifikasi komponen biaya sepanjang siklus hidup produksi, serta menghitung total biaya siklus hidup menggunakan indikator Net Present Cost (NPC). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Analisis mencakup rencana produksi, aspek teknis, biaya penelitian dan pengembangan, biaya investasi, biaya operasi dan pemeliharaan, serta perhitungan Life Cycle Cost (LCC) dan NPC menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain peningkatan skala menaikkan kapasitas produksi dari 500 kg menjadi 5.000 kg buah kopi utuh per tahun, menghasilkan 232,8 kg bubuk cascara atau 11.640 kotak teh celup cascara per tahun. Komponen LCC terdiri dari biaya penelitian dan pengembangan sebesar Rp1.607.000, biaya investasi sebesar Rp228.436.437, dan biaya operasi serta pemeliharaan sebesar Rp142.064.675. Perhitungan NPC selama periode proyek lima tahun, dengan tingkat diskonto 8,43%, menghasilkan total biaya sebesar Rp789.223.847. Temuan ini menunjukkan bahwa metode LCC secara efektif memberikan gambaran mengenai kebutuhan biaya sepanjang siklus hidup produksi, sehingga dapat menjadi landasan bagi perencanaan investasi dan pengembangan produksi teh celup cascara di BUMDesma Raisa Bondowoso.
Description
Finalisasi Oktober 2026_Yudi
