Uji Kinerja Mesin Pengiris Pisang Berdasarkan Variasi Kecepatan Putar Motor

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknologi Pertanian

Abstract

Pisang merupakan salah satu komoditas hortikultura yang banyak diolah menjadi berbagai produk pangan, salah satunya keripik pisang. Pada proses pembuatannya, tahap pengirisan menjadi faktor penting karena ketebalan dan keseragaman irisan mempengaruhi mutu produk akhir. Penggunaan mesin pengiris pisang dapat meningkatkan efisiensi dan kapasitas produksi dibandingkan dengan pengirisan secara manual. Namun, kinerja mesin pengiris pisang dipengaruhi oleh kecepatan putar motor yang dapat mempengaruhi kapasitas kerja mesin, kualitas hasil irisan, pengukuran daya dan tingkat kebisingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi kecepatan putar motor terhadap kinerja mesin pengiris pisang serta menentukan kecepatan putar yang menghasilkan kinerja terbaik. Penelitian menggunakan eksperimen dengan tiga variasi kecepatan putar motor, yaitu 600 rpm, 900 rpm, dan 1200 rpm. Setiap perlakuan dilakukan sebanyak tiga kali pengulangan, kemudian data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Parameter yang diamati meliputi kapasitas kerja mesin, kualitas hasil irisan yang terdiri atas persentase irisan utuh, irisan setengah utuh, irisan hancur, dan ketebalan irisan, konsumsi daya, efisiensi daya, serta tingkat kebisingan mesin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kecepatan putar motor meningkatkan kapasitas kerja mesin, yaitu sebesar 40,24 kg/jam pada 600 rpm, 51,96 kg/jam pada 900 rpm, dan 69,09 kg/jam pada 1200 rpm. Kualitas hasil irisan terbaik diperoleh pada kecepatan 900 rpm dengan persentase irisan utuh sebesar 98,41%, irisan setengah utuh 1,59% dan irisan hancur 0,00%. Ketebalan rata-rata irisan menurun seiring peningkatan kecepatan putar, yaitu 1,39 mm pada 600 rpm, 1,23 mm pada 900 rpm, dan 1,13 mm pada 1200 rpm. Konsumsi daya mesin meningkat dari 8,80 W pada 600 rpm menjadi 11,85 W pada 900 rpm dan 14,15 W pada 1200 rpm, sedangkan efisiensi daya menurun dari 39% menjadi 34%. Tingkat kebisingan mesin juga meningkat seiring bertambahnya kecepatan putar, yaitu 67,3 dB(A) pada 600 rpm, 71,9 dB(A) pada 900 rpm, dan 75,1 dB(A) pada 1200 rpm, namun seluruh nilai masih berada di bawah ambang batas kebisingan yang diperbolehkan untuk lingkungan kerja. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa variasi kecepatan putar motor berpengaruh terhadap kinerja mesin pengiris pisang. Kecepatan putar 1200 rpm menghasilkan kapasitas kerja tertinggi, sedangkan kecepatan 900 rpm menghasilkan kualitas hasil irisan terbaik. Oleh karena itu, pemilihan kecepatan putar perlu disesuaikan dengan tujuan penggunaan mesin. Kecepatan 1200 rpm sesuai apabila kapasitas kerja menjadi prioritas, sedangkan kecepatan 900 rpm lebih sesuai apabila kualitas hasil irisan menjadi pertimbangan utama.

Description

Finalisasi Maya_12 Oktober 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By