Pengaruh Konsentrasi Melatonin Eksogen terhadap Waktu Simpan dan Karakteristik Pasca Panen Cabai Rawit (Capsicum Frutescens L.)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi yang memiliki umur simpan pendek dan mudah mengalami kerusakan pascapanen. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh berbagai konsentrasi melatonin eksogen terhadap waktu simpan dan karakteristik fisik pascapanen buah cabai rawit. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Agroteknologi Universitas Jember menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor dengan enam perlakuan, yaitu melatonin 50 ppm, 100 ppm, 150 ppm, 200 ppm, suhu ruang, dan suhu rendah, masing-masing pada tiga tingkat kematangan buah (hijau, oranye, dan merah). Parameter yang diamati meliputi susut bobot, kekerasan buah, perubahan warna (nilai RGB), kandungan klorofil, dan tingkat browning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan melatonin 200 ppm dan suhu rendah mampu secara signifikan menekan susut bobot, mempertahankan kekerasan buah, memperlambat perubahan warna, dan menjaga kadar klorofil selama penyimpanan. Perlakuan melatonin 200 ppm memberikan hasil terbaik di antara perlakuan lain tanpa perlakuan suhu, dengan susut bobot rendah (33,60% pada buah hijau), nilai RGB tinggi, serta kandungan klorofil yang stabil. Suhu rendah menjadi perlakuan paling efektif secara keseluruhan, namun memerlukan fasilitas penyimpanan khusus. Dengan demikian, aplikasi melatonin eksogen, terutama pada konsentrasi 200 ppm, berpotensi sebagai alternatif alami dan ramah lingkungan dalam memperpanjang umur simpan dan mempertahankan kualitas fisik cabai rawit selama penyimpanan suhu ruang.
Description
Validasi Rudy K
