Analisis Penyebab Waste Material Menggunakan Pendekatan Lean Construction dan Fault Tree Analysis
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Industri konstruksi memiliki permasalahan dalam penanganan waste material yang sering menimbulkan peningkatan biaya dan menurunkan tingkat efisiensi proyek. Waste material disebabkan oleh beberapa faktor yaitu Overproduction, Inventory, Defect, Motion, Transportation, Process, dan Waiting. Penelitian ini menganalisis waste material pada proyek konstruksi dengan menggunakan pendekatan Lean Construction dan Fault Tree Analysis. Penelitian dilakukan pada tiga proyek bangunan gedung X di Batam yang difungsikan sebagai gedung bank, gedung Y di Makassar yang difungsikan sebagai sekolah, dan gedung Z yang difungsikan sebagai rumah sakit. Tujuan penelitian adalah untuk mengestimasi biaya waste material yang terbuang selama pekerjaan struktur dan arsitektur, mengidentifikasi indikator wastematerial tertinggi, dan menetukan strategi optimasi untuk meningkatkan efisiensi biaya. Metode Waste Assessment Model digunakan untuk mengidentifikasi variabel waste, sedangkan Fault Tree Analysis digunakan untuk menentukan akar penyebab dan menghitung probabilitas terjadinya waste material. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara dengan kontraktor, dan pengisian kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waste cost pada proyek gedung X sebesar Rp 1.508.859.693 (4,93% dari nilai kontrak), proyek gedung Y sebesar Rp 1.578.401.825 (3,75%), proyek gedung Z sebesar Rp 1.573.029.639 (3,36% dari nilai kontrak). Analisis Waste Assessment Model didapatkan tiga jenis waste tertinggi pada seluruh proyek, yaitu: Defect (19,95 – 20,09%), Overproduction (18,19 – 18,32%), dan Inventory (16,16 - 16,27%). Fault Tree Analysis mengidentifikasi bahwa variabel dengan probabilitas tertinggi penyebab waste adalah A1 “Kegagalan Individu atau Kelompok” (0,6066 – 0,6565), sedangkan yang terendah adalah C2 “Kapasitas dan Metode Penyimpanan” (0,3040 – 0,3623). Penelitian ini memberikan strategi efisiensi biaya waste melalui identifikasi penyebab dominan dan perhitungan probabilitas terjadinya waste.
Description
Finalisasi Maya_06 Oktober 2026
