Analisis Nilai Tambah dan Persediaan Bahan Baku Singkong pada Agroindustri Tape Mayangsari di Kabupaten Jember
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Kecamatan Mayang menjadi sentra produksi singkong tertinggi di Kabupaten Jember yang membuka peluang agroindustri pengolahan. UD Mayangsari adalah salah satu agroindustri yang melakukan pengolahan singkong menjadi tape yang berlokasi di Desa Tegalwaru. Pengolahan singkong menjadi tape dapat meningkatkan nilai tambah serta memperpanjang umur simpan singkong. Namun demikian, dalam operasionalnya agroindustri UD Mayangsari dihadapkan pada dua fenomena yang berpotensi menghambat penciptaan nilai tambah, yaitu adanya ketidakpastian singkong sebagai bahan baku dan perbedaan pengelolaan persediaan pada dua sumber bahan baku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tambah, jumlah pemesanan ekonomis, dan waktu agrindustri melakukan pemesanan kembali singkong yang efisien. Metode penelitian yaitu deskriptif dan analitik. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan antara lain Hayami, Economic Order Quantity, dan Reorder Point. Hasil penelitian menunjukkan pengolahan singkong menjadi tape memberikan nilai tambah sebesar Rp 11.356,98/kg. Jumlah pesanan singkong ekonomis yaitu 269.958 kg dan waktu pemesanan kembali singkong yaitu ketika persediaan berada pada kisaran 740,71 kg di gudang penyimpanan.
Description
Finalisasi Oktober 2026_Yudi
