Keamanan Mikrobiologi Tepung Belalang Sawah (Oxya chinensis) dan Belalang Kayu (Valanga nigricornis) dengan Perbedaan Teknik Pengeringan

Abstract

Tepung belalang merupakan sumber protein non-konvensional yang memiliki kandungan gizi tinggi, namun berisiko terkontaminasi mikroorganisme patogen dari habitat alaminya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perbedaan metode pengeringan (hot air dryer pada suhu 60 °C selama 18 jam dan microwave daya 100 selama 9 menit) terhadap jumlah total bakteri hidup (ALT), menganalisis cemaran Escherichia coli, Salmonella sp., Staphylococcus aureus, bakteri koliform, serta kapang dan khamir, serta membandingkan keamanan mikrobiologis tepung belalang sawah (Oxya chinensis) dan belalang kayu (Valanga nigricornis). Penelitian eksperimental deskriptif ini menggunakan dua faktor perlakuan dengan tiga kali ulangan analisis. Pengujian mikrobiologis dilakukan menggunakan media PCA, EMBA, SSA, VRBA, MSA, dan PDA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total bakteri hidup (ALT) pada seluruh sampel tepung belalang berada pada kisaran tidak terdeteksi hingga 8 × 102 CFU/g, yang jauh berada di bawah batas maksimum cemaran menurut SNI 2009 yaitu 1 × 105 CFU/g. Pengeringan microwave cenderung lebih efektif menurunkan populasi mikroba dibandingkan hot air dryer. Pada uji identifikasi, bakteri patogen Escherichia coli, Salmonella sp., bakteri kelompok koliform, dan Staphylococcus aureus tidak terdeteksi pada seluruh sampel. Keberadaan kapang dan khamir hanya ditemukan dalam jumlah sangat rendah yaitu 1,67 × 102 CFU/g jauh berada dibawah batas maksimum cemaran menurut SNI 2009 yaitu 1 × 104 koloni/g. Kesimpulannya, perbedaan metode pengeringan dan jenis belalang berpengaruh terhadap jumlah mikroba, dan seluruh perlakuan menghasilkan tepung belalang yang aman serta memenuhi standar keamanan pangan. Tepung belalang sawah menunjukkan tingkat cemaran yang relatif lebih rendah dibanding belalang kayu.

Description

Validasi dan Finalisasi Repositori File 29 September 2026_Kholif Basri

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By