Analisis Kinerja ESP dan Produktivitas Sumur X-10 Akibat Sand Production serta Efektivitas Chemical Sand Control
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Lapangan PT PHE Offshore South East Sumatra (OSES) merupakan salah satu lapangan minyak dan gas bumi offshore yang memiliki karakteristik reservoir dengan kecenderungan menghasilkan fluida produksi yang disertai partikel pasir atau sand production. Fenomena ini umumnya terjadi pada reservoir dengan formasi batuan yang kurang terkonsolidasi. Pada kondisi tersebut, butiran pasir mudah terlepas dari matriks batuan dan terbawa bersama fluida produksi menuju sumur. Keberadaan pasir dalam fluida produksi dapat menimbulkan berbagai permasalahan operasional, khususnya pada sumur yang menggunakan sistem pengangkatan buatan Electric Submersible Pump (ESP). ESP banyak digunakan pada lapangan offshore karena kemampuannya menghasilkan laju produksi fluida yang tinggi secara kontinu. Namun demikian, partikel pasir yang terbawa bersama fluida produksi dapat menyebabkan erosi dan abrasi pada komponen hidraulik pompa, terutama pada bagian impeller dan diffuser. Kondisi tersebut dapat meningkatkan kehilangan energi aliran, memperbesar beban kerja pompa, serta mempercepat keausan komponen mekanis. Dampak dari kondisi ini secara langsung mempengaruhi parameter kinerja ESP, yaitu Run Life, Productivity Index (PI), Skin Factor, Laju Produksi (Q), Total Dynamic Head (TDH),dan Efisiensi Volumetrik Pompa. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa sand production dapat menurunkan kinerja sistem pengangkatan buatan. Sand problem dapat menyebabkan penurunan produktivitas sumur, menghambat aliran fluida, serta mempercepat keausan peralatan produksi akibat erosi dan akumulasi pasir. Kondisi ini dapat menurunkan kinerja sistem produksi dan meningkatkan risiko kerusakan peralatan bawah permukaan (Du et al., 2026).
Description
Validasi dan Finalisasi Repositori File 29 September 2026_Kholif Basri
