Penentuan Jumlah Alat Gali Muat dan Angkut Berbasis Evaluasi Produktivitas Menggunakan Pendekatan Teori Keputusan

Abstract

Produktivitas pemuatan dan pengangkutan pada tambang terbuka sangat dipengaruhi oleh keserasian kerja alat gali muat dan alat angkut, karena ketidakseimbangan keduanya menimbulkan waktu tunggu yang menurunkan jam kerja efektif dan volume material yang dipindahkan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi produktivitas aktual dan match factor fleet alat gali muat–angkut, menentukan kombinasi jumlah alat yang optimal. Penelitian dilakukan di PT XYZ, Provinsi Jawa Timur, menggunakan data sekunder cycle time, waktu hambatan, spesifikasi alat, target produksi, dan jam kerja alat periode Oktober 2025, diolah dengan pendekatan terintegrasi Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additive Weighting (SAW), dengan produktivitas, match factor, dan idle time sebagai kriteria keputusan utama. Physical Availability, Mechanical Availability, Use of Availability, dan Effective Utilization alat gali muat masing-masing tercatat 93,0%, 92,1%, 87,4%, dan 81,3%. Produktivitas aktual alat gali muat mencapai 1.587 ton/jam dan alat angkut 165,22 ton/jam, keduanya melampaui target perusahaan, namun kombinasi aktual 1 excavator berbanding 9 dump truck hanya menghasilkan match factor 0,76. Pembobotan AHP dengan rasio konsistensi 3,34% menempatkan produktivitas sebagai kriteria terpenting (0,633), diikuti match factor (0,261) dan idle time (0,106). Perankingan SAW menetapkan skenario A7 (1 excavator berbanding 12 dump truck) sebagai alternatif terbaik dengan skor 0,9105. Skor tersebut diperoleh dengan nilai produktivitas rencana sebesar 1,817.39 ton per jam dan match factor yang dicapai sebesar 1,04.

Description

Validasi dan Finalisasi Repositori File 29 September 2026_Kholif Basri

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By