Analisis Faktor Dominan Efisiensi Pemilihan Penyedia Jasa Pada Sistem EKatalog Konstruksi Versi 6
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
FAKULTAS TEKNIK
Abstract
Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) merupakan fungsi strategis yang sangat
memengaruhi percepatan pembangunan. Adopsi sistem elektronik (eprocurement), khususnya E-Purchasing melalui Katalog Elektronik, menjadi
prioritas nasional untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas.
Penggunaan e-purchasing pada katalog elektronik di Indonesia menunjukkan tren
peningkatan signifikan, melonjak dari 16,4% pada tahun 2022 menjadi 61,7% pada
Mei 2025.
Meskipun tren adopsi kuat, implementasi E-katalog di sektor Jasa Konstruksi
menghadapi tantangan unik karena kompleksitas teknis, kebutuhan spesifikasi
detail, dan manajemen risiko yang tinggi. Permasalahan utama yang teridentifikasi
adalah adanya kesenjangan antara harapan dan realita, termasuk kesulitan
menemukan penyedia sesuai spesifikasi, ketidaklengkapan informasi di katalog,
dan potensi kerentanan terhadap isu integritas. Selain itu, terdapat keterbatasan
literatur yang secara spesifik mengidentifikasi dan merangking faktor-faktor paling
dominan yang memengaruhi efisiensi pemilihan penyedia dalam konteks sistem Ekatalog Versi 6 dan regulasi terkini (Perpres Nomor 46 Tahun 2025).
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor determinan yang
memengaruhi efisiensi pemilihan penyedia pada E-katalog Konstruksi Nasional.
Menganalisis tingkat pengaruh dan signifikansi faktor-faktor tersebut terhadap
efisiensi pemilihan penyedia secara empiris menggunakan Regresi Linear
Berganda. Merumuskan rekomendasi strategis untuk meningkatkan efisiensi
pemilihan penyedia melalui metode triangulasi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (Mixed Methods) dengan
strategi sekuensial eksploratori (Sequential Exploratory Strategy). Fase Kualitatif
(Eksplorasi) dilakukan melalui wawancara mendalam (semi-structured interview)
dengan 4 Responden Ahli di bidang PBJP. Tujuannya adalah untuk menggali dan
memvalidasi faktor-faktor yang memengaruhi efisiensi dan menyusun instrumen
kuesioner. Fase ini menghasilkan penambahan 4 indikator baru untuk variabel
bebas (X). Fase Kuantitatif (Pengukuran) dilakukan melalui survei kuesioner
kepada 98 responden yang merupakan praktisi pengadaan dan auditor (Populasi
target 428, sampel minimal 82 responden). Pengukuran menggunakan Skala Likert.
Analisis data meliputi Uji Asumsi Klasik (Normalitas, Multikolinearitas,
Heteroskedastisitas) yang semuanya terpenuhi, Analisis Statistik Deskriptif (Mean
dan Standar Deviasi), Uji Simultan (Uji F), dan Uji Parsial (Uji t), serta penentuan
peringkat dominasi faktor menggunakan Standardized Coefficients (Beta).
Description
Finalisasi Repository Hasyim Oktober 2026
