Analisis Yuridis Putusan Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika (Putusan Nomor: 16/PidSus.A/2015/PN Spg)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Hukum
Abstract
Anak merupakan penerus cita-cita bangsa yang membutuhkan
perlindungan hukum, karena Anak mudah terpengaruh dengan lingkungan yang
kurang baik, sehingga dapat membuat Anak melakukan perbuatan yang
melanggar hukum. Hakim dalam menjatuhkan sanksi terhadap Anak harus cermat
dalam memperhatikan fakta-fakta di persidangan dan memutus perkara dengan
tepat sesuai dengan kepastian dan keadilan hukum. Penulis tertarik untuk
menganalisis salah satu kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika Golongan
I
bagi diri sendiri dalam Putusan Nomor: 16/PidSus.A/2015/PN Spg. Dalam
putusan tersebut terdakwa Anak I dijatuhi hukuman dengan Pasal 112 ayat (1)
Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, padahal jika melihat
dari perbuatan terdakwa Anak I dan fakta-fakta yang terungkap dipersidangan
Anak lebih tepat dijatuhi Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009
tentang Narkotika dan dihubungkan dengan tujuan pemidanaan bagi Anak.
Berdasarkan uraian tersebut, maka permasalahan yang diangkat oleh penulis
dalam penulisan skripsi ini adalah: Pertama, apakah putusan yang dijatuhkan oleh
Hakim dalam Putusan Nomor: 16/PidSus.A/2015/PN Spg telah sesuai dengan
fakta yang ditemukan dipersidangan. Kedua, apakah penjatuhan pidana penjara
dalam Putusan Nomor: 16/PidSus.A/2015/PN Spg telah sesuai dengan tujuan
pemidanaan bagi anak.
Tujuan yang hendak dicapai dari penelitian skripsi ini adalah sebagai
berikut: Pertama, untuk mengetahui dan memahami kesesuaian putusan yang
dijatuhkan oleh Hakim dalam Putusan Nomor: 16/PidSus.A/2015/PN Spg dengan
fakta yang ditemukan dipersidangan. Kedua, untuk mengetahui dan memahami
kesesuaian
penjatuhan
pidana
penjara
dalam
Putusan
16/PidSus.A/2015/PN Spg dengan tujuan pemidanaan bagi anak.
Nomor:
Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini yaitu tipe
penelitian yuridis normatif. Pendekatan masalah yang digunakan yaitu pendekatan
perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan koseptual (conceptual
approach). Sumber bahan hukum yang digunakan yaitu bahan hukum primer dan
bahan hukum sekunder.
Adapupun kesimpulan yang pertama yaitu bahwa putusan Hakim
Pengadilan Negeri Sampang dalam Putusan Nomor: 16/PidSus.A/2015/PN Spg
yang menyatakan terdakwa Anak I melakukan tindak pidana “tanpa hak secara
melawan hukum memiliki dan menyimpan narkotika Golongan I bukan tanaman”
dalam Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang
Narkotika tidak sesuai dengan fakta yang terungkap dipersidangan, berdasarkan
fakta yang terungkap dipersidangan terdakwa Anak I memenuhi klasifikasi
penyalah guna narkotika sebagaimana ketentuan pada Pasal 127 ayat (1) huruf a
Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang unsurnya adalah
setiap penyalah guna, narkotika Golongan I, bagi diri sendiri. Karena berdasarkan
fakta yang terungkap dipersidangan terdakwa Anak I menggunakan narkotika
Golongan I bukan tanaman tersebut untuk dirinya sendiri bukan untuk diedarkan.
Description
:: Finalisasi file repositori 25 September 2026_Kurnadi
