Analisis Risiko Usaha Gula Semut Organik Pada Petani Mitra CV. Agroberdikari Kabupaten Kebumen

Abstract

Gula semut organik merupakan salah satu produk olahan dari nira kelapa yang memiliki nilai tambah ekonomi dan peluang pasar luas. CV. Agroberdikari merupakan satu-satunya agroindustri gula semut organik di Kabupaten Kebumen yang telah bermitra dengan 350 petani. Dalam menjalankan usaha tersebut, petani mitra masih menghadapi beberapa permasalahan yang berpotensi menimbulkan risiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko, menganalisis tingkat risiko, serta menganalisis manajemen risiko pada usaha gula semut organik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan analitis dengan analisis deskriptif serta Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Penelitian dilaksanakan di 4 kecamatan wilayah petani mitra CV. Agroberdikari pada bulan Oktober 2025-Maret 2026 dengan jumlah responden sebanyak 74 dan 3 informan dari CV. Agroberdikari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat risiko produksi, risiko pemasaran, dan risiko harga. Nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi terdapat pada risiko harga sebesar 53,43 (sedang), diikuti risiko produksi sebesar 32,51 (rendah), dan risiko pemasaran sebesar 20,00 (sangat rendah). Manajemen risiko yang dapat dilakukan antara lain penerapan SOP produksi dan penggunaan alat sadap, peningkatan pembinaan dan pengawasan petani, pengalihan produksi, penerapan diversifikasi pemasaran, peningkatan posisi tawar petani, serta peningkatan manajemen harga dan keuangan.

Description

:: Finalisasi file repositori 25 September 2026_Kurnadi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By