Kebijakan Dividen Ditinjau Melalui Aspek Kinerja Keuangan, Tata Kelola, dan Inovasi Perusahaan Manufaktur Bei 2015-2024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor keuangan (profitabilitas, ukuran perusahaan, leverage, dan likuiditas) serta faktor non keuangan (frekuensi rapat direksi dan intensitas Research & Development) terhadap kebijakan dividen. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2015 2024. Pemilihan sampel dilakukan melalui metode purposive sampling, yang menghasilkan 10 perusahaan dengan total 100 unit observasi. Analisis data menggunakan metode regresi linier berganda yang telah melalui tahapan uji asumsi klasik, termasuk perbaikan Weighted Least Square (WLS) dan Cochrane-Orcutt untuk mengeliminasi masalah heteroskedastisitas serta autokorelasi. Hasil pengujian hipotesis secara parsial menunjukkan bahwa profitabilitas (ROA) dan ukuran perusahaan (Total Aset) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kebijakan dividen. Hal ini mengindikasikan bahwa ketersediaan laba bersih dan kapasitas operasional yang memadai menjadi landasan utama manajemen dalam mendistribusikan kas kepada pemegang saham. Sebaliknya, leverage (DER), likuiditas (Current Ratio), frekuensi rapat direksi, dan intensitas R&D terbukti tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen. Temuan ini menegaskan bahwa fluktuasi beban utang dan aset lancar tidak secara linier membatasi keputusan pembagian dividen selama perusahaan memiliki kekuatan pencapaian laba yang solid.

Description

Finalisasi September 2026_Yudi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By