Transformasi Konstruksi Multi-Epitope Protein MTP dan Ag85A Sebagai Kandidat Vaksin Mukosa Penyakit Tuberkulosis
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kedokteran
Abstract
Tuberkulosis merupakan penyakit yang ditularkan melalui droplet penderita. Tercatat terdapat 10,8 juta kasus TB pada tahun 2023 dengan peningkatan jumlah kasus sebesar 0,2% dari tahun sebelumnya. Indonesia menempati posisi kedua kasus TB terbesar setelah India, diperkirakan terdapat 1.090.000 kasus TBC dan 125.000 kematian akibat TBC pada tahun 2024. Salah satu strategi untuk mencegah penularan tuberkulosis adalah dengan vaksinasi BCG. Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa BCG memiliki efikasi yang kurang baik pada dewasa muda/lansia, dan negara-negara endemis Mycobacterium tuberculosis seperti Indonesia. Selain itu, berdasarkan salah satu penelitian yang dilakukan di Taiwan menunjukkan bahwa vaksinasi BCG dapat menimbulkan beberapa efek samping seperti eritema/abses, limfadenitis, osteomyelitis, radang sendi, dan efek samping lainnya. Berbagai upaya pengembangan vaksin tuberkulosis baru telah dilakukan, salah satunya adalah dengan menggabungkan potongan protein antigenik spesifik (epitope) patogen untuk menstimulasi respon imun sehingga dapat membentuk perlindungan terhadap infeksi yang juga dikenal dengan nama Multi-Epitope Vaccine (MEV). Bakteri Mycobacterium tuberculosis memiliki beberapa antigen yang berperan penting dalam proses patogenesis tuberkulosis. Beberapa diantaranya adalah Ag85A dan MTP. Kedua antigen tersebut berperan dalam proses adhesi pada sel inang dan kemampuan untuk mempertahankan integrasi dinding sel. Penelitian ini melakukan rekayasa terhadap gen penyandi epitope MTP dan Ag85A untuk menghasilkan protein rekombinan dengan perantara bakteri E. coli. Gen penyandi epitope MTP dan Ag85A diinsersikan ke dalam konstruksi MEMTP_Ag85A secara komputasi ke dalam vektor ekspresi pET30-a dan disintesis sehingga dapat menghasilkan plasmid rekombinan. Plasmid yang disintesis kemudian ditransformasikan ke dalam sel bakteri E. coli untuk memperbanyak konstruksi vaksin sehingga dapat diekspresikan oleh bakteri dalam bentuk protein yang dapat dimanfaatkan sebagai substansi vaksin. Hasil transformasi diverifikasi melalui beberapa metode yaitu elektroforesis gel agarosa, analisis restriksi dan sekuensing. Hasil verifikasi menunjukkan bahwa p- MEMTP_Ag85A telah berhasil ditransformasikan ke dalam bakteri E. coli.
Description
Validasi dan Finalisasi Ratna 21 September 2026
