Optimasi Jumlah Pemesanan Bahan Pembantu Belerang untuk Proses Sulfitasi pada Produksi Gula di PG Pradjekan
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknologi Pertanian
Abstract
Pengendalian persediaan bahan pembantu merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran proses produksi industri gula. Ketersediaan bahan pembantu yang tidak sesuai dengan kebutuhan dapat menyebabkan kelebihan persediaan maupun kekurangan bahan selama proses produksi. Salah satu bahan pembantu yang digunakan dalam proses produksi gula adalah belerang, yang berperan dalam proses sulfitasi. Di PG Pradjekan penentuan jumlah pemesanan belerang dipengaruhi oleh ketidakpastian jumlah tebu yang digiling dan persediaan belerang. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan jumlah pemesanan belerang menggunakan metode Fuzzy Mamdani, mengevaluasi akurasi model menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE), serta meramalkan jumlah pemesanan belerang pada periode mendatang menggunakan metode Weighted Moving Average (WMA). Penelitian menggunakan data historis tahun 2015–2025 yang diolah menggunakan MATLAB R2009a. Variabel input terdiri atas jumlah tebu yang digiling dan persediaan belerang, sedangkan variabel output berupa jumlah pemesanan belerang. Basis aturan Fuzzy Mamdani disusun berdasarkan pengetahuan pakar dan hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Fuzzy Mamdani menghasilkan rekomendasi jumlah pemesanan belerang dengan nilai MAPE sebesar 14,67% dan termasuk kategori baik. Peramalan menggunakan WMA menghasilkan jumlah pemesanan belerang sebesar 219,17; 222,75; 223,76; 222,66; dan 223,04 ton untuk tahun 2026–2030 secara berturut-turut.
Description
Finalisasi Maya_20 September 2026
