Kapasitas Adaptasi Petani Tembakau Terhadap Perubahan Iklim di Desa Kaliwungu, Kecamatan Tempeh,  Kabupaten Lumajang

Abstract

Pertanian tembakau merupakan salah satu sumber mata pencaharian utama bagi petani di Desa Kaliwungu, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang. Namun, perubahan iklim akibat fenomena La Niña (2020–2022) dan El Niño (2023) telah mengubah pola musim, sehingga menyebabkan hujan di musim kemarau, kerusakan tanaman, penurunan hasil panen, dan penurunan kualitas tembakau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas adaptasi petani tembakau di Desa Kaliwungu dalam menghadapi perubahan iklim menggunakan enam faktor kapasitas adaptasi menurut Smit dan Pilifosova (2001), yaitu sumber daya ekonomi, teknologi, informasi dan keterampilan, infrastruktur, kelembagaan, serta kesetaraan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menentukan informan secara purposive. Informan terdiri dari satu informan kunci (Ketua APTI sekaligus Ketua Gapoktan), empat informan utama (petani tembakau), dan satu informan tambahan (Kepala Desa). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas adaptasi petani tembakau berbeda-beda sesuai dengan kondisi ekonomi dan keaktifan dalam kelompok tani. Petani pemilik lahan yang aktif dalam kelompok tani memiliki pilihan cara adaptasi yang lebih banyak dibandingkan petani penggarap yang terbatas aksesnya terhadap modal, informasi, dan bantuan. Dari enam faktor yang diteliti, sumber daya ekonomi dan kelembagaan menjadi faktor paling penting dalam membentuk kemampuan adaptasi petani. Selain itu, APTI berperan penting dalam memberikan pendampingan, membagikan informasi, dan membantu menyuarakan kebutuhan petani. Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya penguatan kelompok tani dan pemerataan akses bantuan agar seluruh petani dapat beradaptasi dengan baik terhadap perubahan iklim.

Description

Validasi dan Finalisasi Ratna 18 September 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By