Evaluasi Kinerja Rantai Pasok dan Sistem Traceability Sayuran Hidroponik: Studi Kasus Pada Batamindo Green Farm, Kota Batam
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Peningkatan penduduk Indonesia yang tidak diimbangi ketersediaan lahan pertanian mendorong berkembangnya sistem hidroponik. Batamindo Green Farm, pertanian hidroponik terbesar di Indonesia, telah menerapkan sistem traceability berbasis Farm Management System (FMS), namun belum pernah dievaluasi kinerja rantai pasok maupun efektivitas sistemnya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi struktur rantai pasok, mengevaluasi kinerjanya, serta mengevaluasi sistem traceability sayuran hidroponik di Batamindo Green Farm. Penelitian menggunakan strategi studi kasus dengan pendekatan kuantitatif deskriptif, mengintegrasikan kerangka Food Supply Chain Network (FSCN) dan model Supply Chain Operations Reference (SCOR), dengan Pakcoy sebagai komoditas acuan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil menunjukkan rantai pasok bersifat vertically integrated dan didukung FMS berbasis cloud computing. Atribut Responsiveness berkategori Superior (OFCT 1,50 hari), sedangkan Reliability (POF 92,40%), Cost (TSCMC 52,40%), dan Asset Management (CTCCT 18,50 hari) berkategori Advantage; atribut Agility tidak dapat diklasifikasikan karena keterbatasan satuan benchmark. Sistem traceability berbasis QR Code, IoT, dan GPS mendukung penelusuran produk secara real-time, namun masih perlu penyempurnaan pada digitalisasi pencatatan, SOP product recall, dan sistem backup data
Description
Finalisasi oleh agus/September 2026
