Asuhan Keperawatan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif (Asma Bronkial) dengan Terapi Nebulizer di RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Asma bronkial dapat menyebabkan penyempitan jalan napas dan penumpukan sekret sehingga menimbulkan sesak napas. Tujuan: menggambarkan asuhan keperawatan pada pasien dengan bersihan jalan napas tidak efektif melalui terapi nebulizer Metode: menggunakan studi kasus dengan pendekatan proses asuhan keperawatan selama 3 hari perawatan. Hasil: pasien mengalami sesak napas dan bersihan jalan napas tidak efektif. Pasien diberikan terapi nebulizer Combivent dan Pulmicort setiap 8 jam selama 3 hari. Evaluasi menunjukkan kondisi pernapasan membaik dengan ditandai sesak berkurang, batuk efektif, sputum menurun, wheezing dan ronchi berkurang, serta frekuensi napas membaik dari 24x/menit menjadi 18x/menit. Kesimpulan: terapi nebulizer efektif membantu memperbaiki kondisi pernapasan pasien asma bronkial. Disarankan terapi nebulizer dan pemantauan pernapasan dilakukan secafa berkesinambungan.
Description
Validasi dan Finalisasi Repositori File 17 September 2026_Kholif Basri
