Pengaruh Media Pembelajaran E-Comic Berbasis Savi (Somatic, Auditory, Visualization, Intellectually) Terhadap Digital Literacy Peserta Didik

Abstract

Digital literacy didefinisikan sebagai kecakapan seseorang dalam mendayagunakan teknologi digital untuk menemukan, memahami, menilai, menghasilkan, serta menyebarkan informasi secara efektif, kritis, dan bijak. Di tengah laju perkembangan teknologi informasi yang pesat, digital literacy menjadi salah satu kompetensi krusial yang wajib dikuasai oleh peserta didik pada abad ke 21. Digital literacy mencakup delapan komponen utama, meliputi Functional Skill and Beyond, Creativity, Collaboration, Communication, The Ability to find and select Information, Critical Thinking and Evaluation, Cultural and Social Understanding, serta E-safety. Pembelajaran sejarah masih sering dilaksanakan dengan metode konvensional yang berpusat pada pendidik sehingga peserta didik cenderung pasif dalam mencari, mengolah, dan mengevaluasi informasi digital. Kondisi tersebut menyebabkan kemampuan digital literacy peserta didik belum berkembang secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu memadukan teknologi digital dengan aktivitas belajar yang melibatkan peserta didik secara aktif. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah media pembelajaran E-Comic berbasis SAVI (Somatic, Auditory, Visualization, Intellectually) yang mengintegrasikan unsur gerak, pendengaran, visualisasi, dan aktivitas berpikir dalam proses pembelajaran. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: apakah terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan media pembelajaran E-Comic berbasis SAVI (Somatic, Auditory, Visualization, Intellectually) terhadap digital literacy peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media pembelajaran E-Comic berbasis SAVI terhadap digital literacy peserta didik dalam pembelajaran sejarah.

Description

Finalisasi September 2026_Yudi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By