Analisis Perbedaan Kadar Bijih Nikel Laterit antara Hasil Sampling Test Pit dan Re-Check di Front Everest PT. Antam Tbk. UBPN Kolaka
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Perbedaan hasil analisis kadar antara sampel test pit dan re-check dapat
memengaruhi proses pengolahan dan blending bijih, sehingga diperlukan evaluasi
terhadap keakuratan metode sampling yang digunakan. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis perbedaan kadar rata-rata bijih nikel laterit antara sampel test
pit dan re-check, mengkaji hubungan antar unsur dalam bijih nikel laterit
menggunakan analisis korelasi Pearson, mengukur pengaruh kadar nikel (Ni)
terhadap unsur lainnya melalui regresi linier sederhana, sehingga melalui analisis
tersebut diketahui seberapa besar perbedaan kadar antara kedua jenis sampel
tersebut. Tujuan lain dari penelitian ini ialah merekomendasikan metode sampling
yang lebih representatif guna meningkatkan konsistensi kualitas ore sampling.
Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan menganalisis
data sekunder. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak statistik SPSS untuk
menghitung korelasi Pearson dan regresi linier sederhana. Sampel test pit diambil
dari area penambangan, sedangkan sampel re-check diambil dari stockyard untuk
memastikan keakuratan kadar bijih sebelum proses blending. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kadar rata-rata Ni pada test pit adalah 1,538%, lebih rendah
dibandingkan re-check sebesar 1,608%, dengan selisih 0,070%. Selain itu, kadar
unsur lainnya seperti Co dan Fe mengalami penurunan, sedangkan SiO2, MgO, dan
Al2O3 mengalami peningkatan. Hubungan antarunsur menunjukkan korelasi sedang
pada Ni, Co, MgO, dan Cr2O3, sedangkan Fe memiliki korelasi kuat. Sebaliknya,
SiO2, CaO, dan Al2O3menunjukkan korelasi lemah. Analisis regresi linier
menunjukkan bahwa kadar Ni memiliki pengaruh signifikan terhadap unsur-unsur
lain, dengan pengaruh terbesar terhadap Al2O3 sebesar 24,9% dan Cr2O3 sebesar
20%.
Kesimpulan penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan kadar rata-rata
bijih nikel laterit antara sampel test pit dan re-check, dengan kadar rata-rata pada
re-check lebih tinggi pada Ni, SiO₂, MgO, serta Al₂O₃, sementara Co dan Fe
menurun. Korelasi antar unsur bervariasi, dengan hubungan kuat pada Fe, sedang
pada Ni, Co, MgO, Cr₂O₃, dan Al₂O, serta lemah pada SiO₂ dan CaO. Analisis
regresi menunjukkan pengaruh Ni terhadap unsur/senyawa lain berkisar antara
7,9% hingga 24,9%. Metode bucket sampling direkomendasikan untuk
meningkatkan representativitas sampel, mengurangi variasi kadar, dan
mengeliminasi kebutuhan re-check, sehingga ore dapat langsung diproses.
Description
Reuploud file repositori 4 Feb 2026_Firli
