Optimasi Setil Alkohol dan Asam Stearat dalam Formulasi Sediaan Creambath Tea Tree Oil (Melaleuca alternifolia) serta Uji Aktivitas Antijamur terhadap Malassezia furfur
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
FAKULTAS FARMASI
Abstract
Ketombe merupakan gangguan kulit kepala yang berkaitan dengan
pertumbuhan berlebih Malassezia furfur dan dapat menimbulkan rasa gatal serta
ketidaknyamanan. Salah satu bahan alam yang berpotensi sebagai antijamur adalah
tea tree oil (Melaleuca alternifolia) yang mengandung komponen aktif, terutama
terpinen-4-ol. Pengembangan tea tree oil dalam bentuk sediaan creambath
memerlukan formulasi yang tepat agar diperoleh karakteristik fisik yang baik dan
aktivitas antijamur yang optimal.
Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan konsentrasi setil alkohol dan asam
stearat dalam formulasi sediaan creambath tea tree oil serta mengevaluasi mutu
fisik, stabilitas, dan aktivitas antijamurnya terhadap Malassezia furfur. Optimasi
dilakukan menggunakan desain faktorial 2² dengan setil alkohol sebagai faktor A
pada konsentrasi 3% dan 4% serta asam stearat sebagai faktor B pada konsentrasi
4% dan 5%. Empat formula yang digunakan dalam rancangan faktorial adalah F1,
Fa, Fb, dan Fab, sedangkan F0 digunakan sebagai kontrol negatif pada pengujian
aktivitas antijamur.
Evaluasi sediaan meliputi organoleptik, homogenitas, tipe emulsi, pH,
viskositas, daya sebar, centrifugation test, cycling test, dan aktivitas antijamur
menggunakan metode difusi cakram. Empat respon, yaitu pH, viskositas, daya
sebar, dan diameter zona hambat terhadap Malassezia furfur, dianalisis
menggunakan Design Expert versi 13 untuk mengetahui pengaruh setil alkohol,
asam stearat, dan interaksi keduanya serta menentukan formula optimum. Aktivitas
antijamur F0, F1, Fa, Fb, Fab, dan kontrol positif ketokonazol 2% juga
dibandingkan menggunakan One Way ANOVA.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula memiliki
karakteristik mutu fisik yang sesuai dan stabil pada kondisi pengujian. Peningkatan
konsentrasi setil alkohol dan asam stearat cenderung menurunkan pH dan daya
sebar, meningkatkan viskositas, serta menurunkan diameter zona hambat, dengan
asam stearat memberikan pengaruh terbesar terhadap seluruh respon. Formula
optimum diperoleh pada kombinasi setil alkohol 3% dan asam stearat 4%. Hasil
verifikasi menunjukkan pH sebesar 5,330 ± 0,030, viskositas 13.883,33 ± 202,07
mPa.s, daya sebar 6,7833 ± 0,1041 cm, dan zona hambat 11,77 ± 0,25 mm. Seluruh
hasil verifikasi tidak berbeda signifikan dengan nilai prediksi Design Expert
(p>0,05), sehingga formula optimum dinyatakan terverifikasi.
Seluruh formula yang mengandung tea tree oil 7,5% menunjukkan aktivitas
antijamur terhadap Malassezia furfur. F1 menghasilkan zona hambat terbesar di
antara formula uji sebesar 11,67 ± 0,99 mm, sedangkan F0 tidak menghasilkan zona
hambat dan kontrol positif ketokonazol 2% menghasilkan zona hambat sebesar
13,37 ± 0,76 mm. Berdasarkan hasil penelitian, kombinasi setil alkohol 3% dan
asam stearat 4% merupakan formula optimum yang menghasilkan karakteristik
fisik sesuai kriteria serta aktivitas antijamur terhadap Malassezia furfur
Description
Finalisasi Repository Hasyim September 2026
