Rancangan Pengembangan Model BIM 8D Integrasi Data Risiko K3 dan Geometri Menggunakan PyRevit
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Sektor konstruksi di Indonesia, khususnya pada proyek infrastruktur berskala besar, memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi. Salah satu tahapan pekerjaan dengan tingkat bahaya paling kritis adalah pelaksanaan erection steel box girder. Meskipun pedoman keselamatan diatur dalam dokumen standar seperti IBPRP, pengelolaan data tersebut umumnya masih bersifat statis dan terpisah dari model digital bangunan, sehingga proses integrasinya membutuhkan entri data secara manual yang rentan terhadap human error. Upaya otomatisasi menggunakan metode skrip visual juga sering menghadapi kendala beban pemrosesan komputasi yang berat. Penelitian ini bertujuan mengintegrasikan data risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) ke dalam model Building Information Modeling (BIM) 3D menggunakan algoritma pemrograman Python melalui add-in PyRevit untuk menghasilkan sistem BIM 8D yang efisien dan terotomatisasi secara dinamis. Studi dilakukan pada pekerjaan steel box girder proyek LRT Jakarta Fase 1 B Pier 144B–Pier 146B. Metode yang digunakan meliputi pemodelan 3D di Autodesk Revit yang dipecah menjadi 20 segmen individual sebagai wadah data, dilanjutkan dengan penyematan parameter “ID Elemen” sebagai referensi mutlak. Algoritma Python dikembangkan untuk mengeksekusi pencocokan data (data mapping) , menyaring nilai risiko tertinggi, dan menyinkronkan data IBPRP berbasis Excel ke dalam elemen model secara otomatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Python memiliki efisiensi komputasi yang signifikan, di mana sistem mampu memproses ratusan data secara langsung melalui latar belakang (back-end) tanpa membebani kinerja grafis perangkat lunak. Keandalan sistem dinamis ini tervalidasi melalui empat skenario simulasi mitigasi yang meliputi kondisi Open 100 %, Close 30%, Close 50%, hingga Close 70%. Pengujian membuktikan bahwa sistem secara serentak mampu menghasilkan visualisasi BIM 8D berbasis pengkodean warna (color coding) sesuai tingkat risiko (merah, kuning, hijau) dan mengekstrak data menjadi dashboard monitoring secara real time. Penelitian ini menegaskan bahwa sistem otomasi BIM 8D berbasis Python terbukti andal, sangat responsif menggantikan rekapitulasi konvensional, serta memiliki fleksibilitas untuk diimplementasikan pada proyek infrastruktur lainnya.
Description
Finalisasi Maya_08 September 2026
