Analisis Pengamalan Siswa SMP dalam Penggunaan Teknologi Virtual Reality pada Konteks Induksi Elektromagnetik

Abstract

Pembelajaran sains, khususnya pada materi induksi elektromagnetik, melibatkan konsep-konsep abstrak yang sering kali sulit dipahami oleh siswa sekolah menengah pertama melalui metode pembelajaran konvensional. Virtual Reality (VR) menjadi salah satu alternatif media pembelajaran dengan menyediakan visualisasi imersif yang memungkinkan siswa mengamati fenomena sains abstrak secara lebih konkret. Namun, penelitian sebelumnya lebih banyak berfokus pada efektivitas VR dalam meningkatkan hasil belajar, sedangkan pengalaman pengguna siswa masih kurang mendapat perhatian. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman pengguna siswa sekolah menengah pertama dalam menggunakan VR pada materi induksi elektromagnetik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan dilaksanakan di SMP Negeri 7 Jember pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 dengan melibatkan 62 siswa. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang dikembangkan berdasarkan enam aspek pengalaman pengguna siswa dan Technology Acceptance Model (TAM), yaitu Immersion, Interaction, Imagination, Perceived Ease of Use (PEOU), Perceived Usefulness (PU), dan Intention to Use (ITU). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum siswa memiliki pengalaman positif dalam menggunakan VR, dengan skor rata-rata berada pada kategori setuju hingga sangat setuju. Aspek Immersion memperoleh skor rata-rata tertinggi, yaitu 4,25, sedangkan aspek Interaction memperoleh skor rata-rata terendah, yaitu 3,44. Aspek Intention to Use memperoleh skor rata-rata 3,73, yang menunjukkan bahwa tingkat imersi yang tinggi belum sepenuhnya mendorong siswa untuk terus menggunakan VR. Secara keseluruhan, VR memberikan pengalaman belajar yang positif dan berpotensi mendukung pemahaman siswa terhadap konsep induksi elektromagnetik. Pengembangan VR di masa mendatang perlu lebih menekankan peningkatan fitur interaksi untuk memperkaya pengalaman belajar siswa dan mendorong keberlanjutan penggunaan VR dalam pembelajaran sains.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By