Upaya Sahiyo dalam Mengatasi Praktik FGM (Female Genital Mutilation) oleh Kelompok Dawoodi Bohra di India

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran organisasi non-pemerintah (NGO) Sahiyo dalam menangani praktik Female Genital Mutilation (FGM) yang dilakukan oleh komunitas Dawoodi Bohra di India. FGM merupakan bentuk kekerasan berbasis gender yang berpotensi melanggar hak asasi perempuan, terutama hak atas kesehatan dan integritas tubuh. Penelitian ini menggunakan perspektif feminisme liberal yang menekankan kesetaraan hak dan penghapusan diskriminasi berbasis gender, serta konsep NGO sebagai agen perubahan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sahiyo berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong penghapusan FGM melalui advokasi, edukasi, kampanye digital, penelitian partisipatif, storytelling, dan pemberdayaan penyintas. Dengan demikian, Sahiyo berkontribusi dalam mendorong transformasi sosial dan pemenuhan hak perempuan pada tingkat lokal maupun internasional.

Description

FINALISASI oleh Arif 2026 September 04

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By