Pengaruh Perendaman Resin Akrilik Heat-cured dalam Tablet Effervescent Ekstrak Biji Edamame (Glycine max L. Merrill) sebagai Pembersih Gigi Tiruan Lepasan Terhadap Modulus Elastisitas

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Kedokteran Gigi

Abstract

Resin akrilik heat-cured merupakan bahan basis gigi tiruan yang umum digunakan karena murah, mudah diproses, estetis, dan tingkat toksisitas yang rendah. Namun, permukaan resin akrilik heat-cured ini memiliki porositas yang mampu meningkatkan adhesi mikroba seperti Candida albicans yang berpotensi mengakibatkan denture stomatitis. Oleh karena itu, basis gigi tiruan perlu dibersihkan secara berkala menggunakan metode kimiawi dengan perendaman tablet effervescent. Tablet effervescent komersial umumnya mengandung senyawa asam seperti hydrogen peroxide yang dapat membuat ikatan kimiawi resin akrilik heat-cured menjadi tidak stabil dan mempengaruhi nilai modulus elastisitas. Saat ini, pembersih gigi tiruan dari bahan alami mulai dikembangkan, salah satunya adalah edamame. Edamame mengandung beberapa senyawa aktif, seperti flavonoid, saponin, isoflavon, alkaloid, dan tanin. Senyawa aktif ini merupakan gugus fenol yang memengaruhi sifat mekanis resin akrilik heat-cured seperti nilai modulus elastisitas. Senyawa fenol bersifat asam yang dapat mendegradasi polimer pada basis akrilik sehingga mempengaruhi kekuatan dari ikatan rantai polimer sehingga nilai modulus elastisitas menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman resin akrilik heat-cured dalam tablet effervescent ekstrak biji edamame (Glycine max L. Merrill) terhadap modulus elastisitas. Penelitian ini menggunakan eksperimental laboratoris dengan post test only group design. Sampel berbentuk balok dengan ukuran 65×10×2,5 mm. Penelitian ini menggunakan tiga kelompok perlakuan perendaman, yaitu kelompok K0 dengan akuades steril, kelompok K1 dengan tablet effervescent Polident¸ dan kelompok K2 dengan tablet effervescent ekstrak biji edamame. Perendaman dilakukan selama 11 hari yang ekuivalen dengan perendaman singkat 15 menit selama 3 tahun. Modulus elastisitas diukur dengan menggunakan alat Universal Testing Machine (UTM) dengan prinsip kerja menarik plat akrilik yang diuji dengan besaran gaya tertentu hingga terjadi perubahan panjang pada setiap sampel hingga terputus. Data yang didapatkan yaitu berupa data aktual massa maksimum yang mampu ditahan plat akrilik dan perubahan panjang yang selanjutkan akan dilakukan perhitungan menggunakan rumus modulus elastisitas. Hasil uji dan analisis menunjukkan bahwa nilai rerata modulus elastisitas pada kelompok perlakuan yang direndam dalam akuades steril (K0) adalah sebesar 726,49±89,37 Mpa. Kelompok perlakuan yang direndam dalam tablet effervescent Polident (K1) adalah sebesar 384,3±78,18Mpa. Kelompok perlakuan yang direndam dalam tablet effervescent ekstrak biji edamame (K2) adalah sebesar 461,17±99,05Mpa. Hasil uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan nilai signifikansi (p) lebih besar dari 0,05 (p>0,05), yang berarti seluruh data berdistribusi normal. Uji homogenitas Levene menunjukkan nilai signifikansi (p) berdasarkan nilai rata-rata adalah sebesar 0,588 (p>0,05), yang berarti data bersifat homogen. Hasil uji One Way Anova, diperoleh nilai signifikansi (p) sebesar <,001 (P<0,05), hal ini berarti bahwa terdapat perbedaan nilai modulus elastisitas yang bermakna pada antar kelompok perlakuan. Uji Post hoc-LSD menunjukkan terdapat perbedaan bermakna pada kelompok K0 dengan K1 dan K2. Namun, pada kelompok kelompok K1 dengan K2 tidak ditemukan perbedaan yang bermakna. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa perendaman resin akrilik heat-cured dalam tablet effervescent ekstrak biji edamame sebagai pembersih gigi tiruan lepasan menurunkan nilai modulus elastisitas.

Description

Reupload File Repositori 4 Februari 2026_Yudi/Rega

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By