Pengaruh Komposisi dan Ukuran Limbah Kulit Kopi sebagai Kompos Blok terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Tembakau Varietas H-382
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Tanaman tembakau yang sering dibudidlimbah di Indonesia adalah tembakau Voor – Oost dan Naa – Oost. Tembakau Naa – Oost adalah tembakau yang digunakan sebagai bahan baku cerutu. Salah satu budidaya tanaman tembakau adalah pembibitan. Proses pindah tanam bibit dapat menyebabkan stress tanaman, karena pembongkaran media tanam. Kompos blok dapat menjadi salah satu alternatif karena tidak memerlukan pembongkaran media. Kompos blok dapat terbuat dari berbagai bahan organik, seperti limbah kulit kopi. Limbah kopi yang dapat digunakan adalah kulit kopi olah basah dan kering. Kompos blok dapat dipengaruhi oleh komposisi dan ukuran bahan yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi komposisi dan ukuran limbah kulit kopi serta pengaruh masing – masing faktor terhadap pertumbuhan tanaman tembakau varietas H – 382. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 faktor dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah komposisi limbah kulit kopi yang terdiri dari 3 taraf yaitu perbandingan kulit kopi olah basah : kulit kopi olah kering 2:1, 1:1, dan 1:2. Faktor kedua adalah ukuran limbah kulit kopi yang terdiri dari 3 taraf yaitu ukuran limbah 20 mesh, 40 mesh dan 60 mesh. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis ragam dan apabila menunjukkan berbeda nyata maka dilakukan uji lanjut menggunakan Uji Jarak Berganda Duncan dengan taraf kesalahan 5%. Berdasarkan hasil penelitian, kombinasi perlakuan terbaik yaitu komposisi limbah kulit kopi olah basah : kulit kopi olah kering perbandingan 1:2 dengan ukuran 20 mesh yang memberikan nilai berbeda nyata terhadap variabel diameter batang bibit 45 HSS dan 45 HST serta tinggi tanaman 45 HST. Perlakuan komposisi memberikan nilai berbeda tidak nyata pada variabel tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, berat segar daun, luas daun, volume akar, dan panjang akar. Perlakuan ukuran limbah 20 mesh berbeda sangat nyata terhadap variabel tinggi tanaman 45 HSS, jumlah daun tanaman 45 HSS dan 45 HST, berat segar daun, luas daun, dan volume akar.
Description
Validasi dan Finalisasi Ratna 1 September 2026
