Manajemen Risiko dan Strategi Mitigasi Risiko Usaha Budidaya Udang Vaname di PT Bonafit Bamaraja Marine Kabupaten Jembrana
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Sektor perikanan memiliki peran yang penting dalam pembangunan nasional karena memiliki potensi sumber daya laut yang mendukung ketahanan pangan nasional, peningkatan devisa, penyedia lapangan pekerjaan, dan kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat. Subsektor budidaya perikanan memiliki potensi yang besar khususnya budidaya udang. Udang vaname menjadi salah satu komoditas utama dalam kegiatan budidaya perikanan karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan permintaan pasar yang terus meningkat. Peningkatan produksi udang vaname di Indonesia menggambarkan adanya perkembangan pengelolaan sumber daya perairan yang berkelanjutan. Perkembangan budidaya udang vaname menunjukkan tren yang positif baik di tingkat nasional maupun regional. PT Bonafit Bamaraja Marine yang berada di Kabupaten Jembrana Provinsi Bali merupakan salah satu perusahaan budidaya pembesaran udang vaname yang menerapkan sistem ultra intensive aquaculture dengan sistem bioflok dan pengelolaan kualitas air berbasis sensor digital. Selama periode produksi yang diusahakan PT Bonafit Bamaraja Marine mengalami beberapa permasalahan yaitu adanya cuaca ekstrem berupa curah hujan tinggi yang berkepanjangan, serangan berbagai macam penyakit dan virus, serta adanya gangguan teknis berupa sistem aerasi dan sirkulasi air yang mengganggu kualitas lingkungan dan memengaruhi tingkat kelangsungan hidup udang vaname. Adanya beberapa permasalahan tersebut perlu diidentifikasi dan dilakukan pemetaan strategi mitigasi manajemen risiko produksi untuk setiap bagian selama proses budidaya berlangsung untuk mengoptimalkan kinerja manajemen produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) faktor-faktor yang menyebabkan risiko produksi pada usaha budidaya udang vaname di PT Bonafit Bamaraja Marine Kabupaten Jembrana, (2) prioritas risiko dan mitigasi risiko produksi yang dilakukan dalam usaha budidaya udang vaname di PT Bonafit Bamaraja Marine Kabupaten Jembrana. Penentuan lokasi penelitian menggunakan purposive method yang berada di PT Bonafit Bamaraja Marine Kabupaten Jembrana yang merupakan salah satu perusahaan budidaya pembesaran udang vaname. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode analitik. Metode pengambilan data menggunakan data primer dan sekunder. Metode pengambilan sampel yaitu menggunakan teknik purposive sampling dengan memperhatikan pertimbangan bahwa tenaga kerja telah bekerja selama 3 tahun dan berkaitan langsung dengan proses produksi dengan jumlah informan sebanyak 5 orang. Metode analisis data untuk mengidentifikasi faktor penyebab risiko produksi menggunakan fishbone diagram dan untuk menganalisis prioritas sumber risiko dan prioritas strategi pengelolaan risiko produksi menggunakan House of Risk (HOR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Faktor yang menyebabkan risiko produksi pada usaha budidaya udang vaname yaitu terbagi menjadi lima kategori yaitu manusia (man), metode (method), lingkungan (environment), mesin (machine), dan bahan (material). 2) Prioritas sumber risiko yang ditetapkan yaitu sebanyak 11 sumber risiko dan strategi mitigasi pengelolaan sebanyak 14 strategi pengelolaan yang diprioritaskan.
Description
FINALISASI oleh Arif 2026 Agustus 31
