Efektivitas Bacillus subtilis, Aspergillus niger, dan konsorsium Bacillus subtilis-Aspergillus niger dalam Mereduksi Kromium Heksavalen
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Kromium heksavalen (Cr(VI)) merupakan logam berat yang sangat beracun, bersifat karsinogenik, dan sulit terurai secara alami, sehingga menjadikannya polutan lingkungan yang signifikan. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, konsentrasi Cr(VI) yang diperbolehkan berkisar antara 0,05 hingga 1 mg/L, sedangkan limbah cair industri dapat mengandung konsentrasi Cr(VI) antara 1 hingga 300 mg/L. Salah satu alternatif ramah lingkungan untuk mengolah limbah cair yang tercemar Cr(VI) adalah bioremediasi menggunakan mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas *Bacillus subtilis*, *Aspergillus niger*, dan konsorsium *Bacillus subtilis*–*Aspergillus niger* dalam mereduksi Cr(VI), dengan menggunakan konsentrasi awal Cr(VI) sebesar 100 mg/L dan waktu retensi 168 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua perlakuan mampu menurunkan konsentrasi Cr(VI); namun, efisiensi penurunan bervariasi antarperlakuan. Konsorsium *Bacillus subtilis*–*Aspergillus niger* menunjukkan efisiensi penurunan Cr(VI) tertinggi, yaitu mencapai 68%, yang disebabkan oleh interaksi sinergis antara bakteri dan jamur tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa konsorsium *Bacillus subtilis*–*Aspergillus niger* merupakan pendekatan bioremediasi yang lebih efektif dibandingkan penggunaan mikroorganisme tunggal.
Description
Finalisasi oleh agus/Agustus 2026
