Pengaruh Fear of Missing Out (FOMO) dan Persepsi Konsentrasi Kepemilikan terhadap Keputusan Investor Ritel dalam Pembelian Saham IPO PT Chandra Daya Investasi di Bursa Efek Indonesia

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya minat investor terhadap penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) PT Chandra Daya Investasi yang mengalami oversubscription hingga 15,06 kali. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa keputusan investasi investor ritel tidak hanya dipengaruhi oleh faktor rasional, tetapi juga oleh faktor psikologis dan persepsi terhadap konsentrasi kepemilikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh fear of missing out (FOMO) dan persepsi konsentrasi kepemilikan terhadap keputusan investor ritel dalam pembelian saham IPO PT Chandra Daya Investasi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah seluruh investor ritel yang membeli saham IPO PT Chandra Daya Investasi, sedangkan sampel penelitian berjumlah 55 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fear of missing out (FOMO) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi. Selain itu, persepsi konsentrasi kepemilikan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa investor ritel cenderung terdorong untuk membeli saham IPO karena adanya kekhawatiran kehilangan peluang keuntungan serta keyakinan bahwa dominasi kepemilikan oleh pemegang saham mayoritas dapat menjadi sinyal positif mengenai prospek perusahaan. Dengan demikian, faktor psikologis dan persepsi terhadap struktur kepemilikan perusahaan memiliki peran penting dalam memengaruhi keputusan investasi investor ritel pada saham IPO PT Chandra Daya Investasi.

Description

Validasi file repositori 26 Agustus 2026_Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By