Asuhan Keperawatan Skizofrenia dengan Halusinasi Pendengaran yang Mendapatkan Terapi Bercakap-cakap di Rehabilitasi Sosial Bina Laras

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

FAKULTAS KEPERAWATAN

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan mental berat yang sering ditandai dengan gejala halusinasi pendengaran, yaitu mendengar suara tanpa sumber eksternal yang memicu distorsi persepsi, kecemasan, dan isolasi sosial. Salah satu intervensi nonfarmakologis untuk menurunkan frekuensi halusinasi adalah terapi bercakap-cakap. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan asuhan keperawatan pada pasien skizofrenia dengan halusinasi pendengaran yang mendapatkan terapi bercakap-cakap di Rehabilitasi Sosial Bina Laras. Metode: Penelitian ini berbentuk studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan selama 3 hari yang dilakukan pada satu pasien skizofrenia dengan gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran dengan pemberian intervensi berupa terapi bercakap-cakap (SP-2 SIKI). Hasil: Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3 hari, gangguan persepsi sensori teratasi sebagian besar (±70– 80%), yang ditunjukkan dengan penurunan frekuensi verbalisasi mendengar suara bisikan, penurunan perilaku menatap kosong dan berbicara sendiri, perbaikan pola tidur, serta kemampuan pasien menggunakan percakapan sebagai strategi distraksi yang adaptif. Pembahasan: Terapi bercakap-cakap mampu menurunkan frekuensi halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia melalui pengalihan fokus ke stimulus eksternal nyata dan peningkatan interaksi sosial yang terstruktur.

Description

Finalisasi Repository/HASYIM Agustus 2026

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By