Pengaruh Konfigurasi Jarak Nozzle Spray dan Penambahan Impraboard Terhadap Efisiensi Pendinginan Panel Surya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi konfigurasi jarak nozzle spray serta penambahan Impraboard terhadap kinerja pendinginan panel surya, yang ditinjau dari parameter suhu, tegangan, arus, daya, dan efisiensi. Permasalahan utama dalam sistem fotovoltaik adalah penurunan efisiensi akibat peningkatan suhu operasional panel saat menerima radiasi matahari yang tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini mengimplementasikan sistem pendinginan hibrid yang menggabungkan pendinginan aktif berupa spray air melalui nozzle berdiameter 0,6 mm dan pendinginan pasif menggunakan Impraboard sebagai media pengarah aliran udara.Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi- eksperimen dengan pengujian dua variasi jarak nozzle, yaitu 20–12 cm dan 5–4–5 cm, pada panel surya polikristalin 20 W di lingkungan indoor menggunakan simulator matahari 500 W. Data dikumpulkan melalui sensor suhu DS18B20 dan modul INA219 untuk pengukuran tegangan, arus, dan daya keluaran panel. Analisis dilakukan dengan membandingkan kondisi panel tanpa pendinginan dan dengan sistem pendinginan hibrid.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pendinginan hibrid mampu menurunkan suhu panel secara signifikan dari kisaran 65–72 °C menjadi sekitar 39–40 °C. Penurunan suhu ini berdampak pada peningkatan kestabilan daya keluaran serta efisiensi konversi energi. Namun, perbedaan antara dua variasi jarak nozzle menunjukkan hasil yang relatif serupa, sehingga kedua konfigurasi dinilai sama-sama efektif dalam mendistribusikan semprotan air pada permukaan panel. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa kombinasi spray cooling dan Impraboard efektif dalam meningkatkan performa termal dan listrik panel surya.

Description

Finalisasi 21 Agustus 2026_Yudi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By