Efektivitas Adsorben Ampas Tebu (Saccharum Officinarum) dan Penerapan Hidroponik Kangkung untuk Meminimalisir Pencemaran Air Limbah Industri Gula

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknologi Pertanian

Abstract

Gula merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia, semakin meningkatnya produksi gula juga akan meningkatkan jumlah limbah yang dihasilkan. Industri gula menghasilkan limbah cair dan limbah padat berupa ampas tebu, limbah cair yang dibuang disungai dapat mengakibatkan pencemaran dan merusak kehidupan mikroorgansime sungai. Ampas tebu memiliki kandungan selulosa dan lignin yang dapat dimanfaatkan menjadi adsorben untuk mengatasi pencemaran air limbah selain itu tanaman kangkung memiliki akar yang dapat dijadikan sebagai media fitoremediasi yang juga memiliki kemampuan untuk menyerap polutan yang ada di sungai. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi adsorben ampas tebu dan hidroponik kangkung dalam mengatasi pencemaran air limbah industri gula di sungai. Metode penelitian yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap dengan 2 faktorial yaitu jumlah adsorben (1%, 3%, 5%) dan waktu lama kontak adsorben (6 jam, 12 jam, 24 jam,48 jam) yang dilakukan pengendapan dengan menggunakan air limbah. Hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh nilai amonia yaitu 0 mg/L, nilai TSS yaitu 150 mg/L dan nilai COD yaitu 254 mg/L. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu dengan adanya kombinasi antara adsorben ampas tebu dan hidroponik kangkung dapat efektif karena terjadinya penurunan nilai efektivitas pada parameter yaitu parameter amonia terjadi penurunan nilai sebesar 75%, pada parameter TSS terjadi penurunan nilai sebesar 37%, pada parameter COD terjadi penurunan nilai sebesar 82%.

Description

Reupload file repositori 04 Februari 2026_Yudi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By