Analisis Pengaruh Variasi Sudut Penyinaran Teknik Passive Scattering pada Terapi Ion Karbon terhadap Sebaran Dosis Hepatocellular Carcinoma Menggunakan PHITS v3.35

Abstract

Karsinoma hepatoseluler (HCC) merupakan salah satu jenis kanker hati yang umum ditangani dengan terapi ion karbon berkat karakteristik *Bragg Peak*-nya, yang memungkinkan penyampaian dosis radiasi tinggi ke target sembari meminimalkan dosis yang diterima jaringan sehat di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi sudut iradiasi terhadap distribusi dosis, mengevaluasi kualitas distribusi dosis berdasarkan karakteristik *Bragg Peak*, homogenitas dosis di dalam target, dan dosis yang diterima organ berisiko (*Organs at Risk* atau OAR), serta menentukan sudut iradiasi yang optimal. Simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak PHITS versi 3.35 dengan teknik *passive scattering* pada fantom hati berbasis MRI menggunakan tiga sudut iradiasi: 0°, 90°, dan 180°. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga sudut iradiasi berhasil menghasilkan *Spread-Out Bragg Peak* (SOBP) yang mencakup volume target dan memberikan dosis pada *Gross Tumor Volume* (GTV) yang mendekati dosis klinis yang ditetapkan sebesar 60 Gy(RBE), sementara dosis yang diterima OAR tetap berada di bawah batas toleransi masing-masing. Sudut iradiasi 90° memberikan distribusi dosis paling optimal dengan mempertahankan cakupan target yang memadai sekaligus mengurangi dosis yang diterima oleh beberapa OAR, khususnya hati dan tulang rusuk. Temuan ini mengindikasikan bahwa variasi sudut iradiasi sangat memengaruhi distribusi dosis, sehingga pemilihan sudut iradiasi menjadi faktor penting dalam mengoptimalkan terapi ion karbon untuk HCC.

Description

Finalisasi oleh agus/Agustus 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By