Konstruksi Identitas dalam Kebijakan Pink Economy pada Sektor Pariwisata Thailand

Abstract

Menginjak era late capitalism, identitas LGBTQ mulai diintegrasikan ke dalam pasar oleh pelaku industri. Fenomena ini menciptakan istilah pink economy yang merujuk pada segala aktivitas ekonomi yang dilakukan oleh komunitas LGBTQ. Salah satu sektor mendapatkan keuntungan besar dari daya beli ini adalah sektor pariwisata. Thailand merupakan salah satu negara yang mengembangkan sektor ini. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konstruksi Identitas dalam kebijakan pink economy pada sektor pariwisata Thailand. Konstruksi identitas dilakukan Pemerintah Thailand melalui Tourism Authority of Thailand (TAT) dengan meluncurkan kampanye “Go Thai. Be Free.”. Kampanye ini digunakan oleh Pemerintah Thailand untuk menciptakan identitas nasional sekaligus citra internasional Thailand sebagai negara yang inklusif terhadap keberagaman gender. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat dua mekanisme dalam konstruksi identitas yang dilakukan Thailand. Mekanisme pertama adalah dengan membentuk keunggulan kompetitif dalam konteks regional. Mekanisme kedua adalah konstruksi citra “gay paradise” Thailand. Kedua mekanisme ini berkesinambungan menjawab konstruksi identitas dalam kebijakan pink economy pada sektor pariwisata Thailand.

Description

Finalisasi Rudy K

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By