Pengaruh Konsentrasi PGPR (Bacillus subtilis) dan Pupuk Kandang Sapi Terhadap Pertumbuhan Tembakau (Nicotiana tabacum L.) Asal Benih Pillen

Abstract

Tembakau (Nicotiana tabacum L.) termasuk komoditas perkebunan yang mempunyai nilai ekonomi tinggi serta memberikan kontribusi signifikan terhadap sektor pertanian dan industri hasil tembakau. Salah satu upaya untuk meningkatkan keseragaman pertumbuhan tanaman tembakau adalah melalui pemanfaatan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dan pupuk organik. Bacillus subtilis sebagai PGPR diketahui mampu meningkatkan ketersediaan unsur hara dan menghasilkan fitohormon yang mendukung pertumbuhan tanaman, sedangkan pupuk kandang sapi berfungsi memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi Bacillus subtilis, dosis pupuk kandang sapi, dan interaksi keduanya terhadap pertumbuhan tembakau pillen asal benih pillen. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dua faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi Bacillus subtilis yang terdiri atas K0 (0 mL), K1 (15 mL), dan K2 (20 mL). Faktor kedua adalah dosis pupuk kandang sapi yang terdiri atas P0 (0 g), P1 (350 g), dan P2 (700 g). Kedua faktor dikombinasikan menjadi 9 perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 27 satuan percobaan. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, panjang akar, volume akar, berat basah tanaman, berat kering tanaman, berat basah daun, berat kering daun, dan kandungan klorofil daun. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) pada taraf 5% dan dilanjutkan dengan uji DMRT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi Bacillus subtilis dan pupuk kandang sapi berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, diameter batang, dan panjang akar. Kombinasi perlakuan (K0P1) menghasilkan pertumbuhan terbaik dengan rata-rata tinggi tanaman 79,14 cm dan kombinasi perlakuan (K2P2) menghasilkan rata – rata tertinggi pada diameter batang yaitu 12,78 mm dan (K2P0) pada panjang akar 20,17 cm. Kombinasi perlakuan berpengaruh sangat nyata pada variabel pengamatan tinggi tanaman, diameter batang, dan panjang akar, dan berpengaruh nyata pada variabel volume akar.

Description

Finalisasi 18 Agustus 2026_Yudi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By