Pengaruh Investasi (Realisasi Penanaman Modal dalam Negeri), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan Jumlah Wisatawan Terhadap Pengangguran di Provinsi Bali

Abstract

Pengangguran merupakan salah satu permasalahan ekonomi yang terus menjadi perhatian pemerintah karena berkaitan dengan ketidakseimbangan antara jumlah angkatan kerja dan ketersediaan lapangan pekerjaan. Di Provinsi Bali, dinamika tingkat pengangguran terbuka sangat dipengaruhi oleh kondisi investasi, kualitas sumber daya manusia, dan sektor pariwisata. Ketergantungan ekonomi Bali terhadap sektor pariwisata menyebabkan perubahan jumlah wisatawan berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. Selain itu, peningkatan investasi dan kualitas sumber daya manusia belum tentu mampu menurunkan pengangguran secara langsung karena adanya perbedaan karakteristik investasi dan ketidaksesuaian keterampilan tenaga kerja dengan kebutuhan pasar kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan jumlah wisatawan terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Bali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel pada 9 kabupaten/kota di Provinsi Bali selama periode 2019–2024. Data bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Variabel PMDN diukur melalui realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri, IPM diukur menggunakan Indeks Pembangunan Manusia, jumlah wisatawan diukur berdasarkan jumlah kunjungan wisatawan nusantara, sedangkan tingkat pengangguran diukur menggunakan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT). Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel PMDN, IPM, dan jumlah wisatawan berpengaruh signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Provinsi Bali. Secara parsial, PMDN berpengaruh positif dan signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka, IPM tidak berpengaruh signifikan, sedangkan jumlah wisatawan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan investasi belum tentu diikuti oleh penurunan pengangguran, sementara peningkatan jumlah wisatawan mampu mendorong aktivitas ekonomi dan memperluas kesempatan kerja di Provinsi Bali.

Description

Finalisasi 18 Agustus 2026_Yudi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By