Evaluasi Organ Imunitas Ayam KUB Terinfeksi Salmonella Enterica yang Disuplementasi Ekstrak Sambiloto
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Sistem organ imunitas ayam terdapat peran limfosit yang krusial dalam melindungi tubuh dari patogen, salah satunya Salmonella enterica yang masih menjadi masalah utama pada peternakan ayam di Indonesia. Bahan alami seperti sambiloto (Andrographis paniculata) yang mengandung senyawa aktif saponin, tanin, dan andrografolid yang berperan sebagai imunostimulan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian ekstrak sambiloto terhadap kondisi makroskopis organ imunitas dan kondisi mikroskopis organ timus ayam KUB. Penelitian ini dilakukan di kandang ayam semi close house Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Jember Kampus Bondowoso. Pemeliharaan berlangsung selama 10 minggu, dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Penelitian ini dibentuk 16 flok, setiap flok berisi 6 ayam dengan total keseluruhan 96 ekor, terdiri dari 4 perlakuan, meliputi C- (kontrol negatif), Ca (infeksi S. enterica + kontrol antibiotik trimezyn), T1 (non infeksi S. enterica + ekstrak sambiloto), T2 (infeksi S. enterica + ekstrak sambiloto) dan 4 kelompok yang berdasarkan bobot badan, meliputi Sangat Kecil (SK), Kecil (K), Sedang (S), Besar (B). Parameter yang diteliti yaitu uji makroskopis organ imunitas dan uji mikroskopis organ timus. Data yang diperoleh dianalisa menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dengan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT), dan uji Kruskal-Wallis. Ekstrak sambiloto pada ayam KUB yang diinfeksi S. enterica tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap sebagian besar parameter organ imun, seperti berat bursa fabricius (±3,19–3,97 g), timus (±5,31–6,62 g), serta berat relatif bursa Fabricius (±0,35–0,42%) dan timus (±0,58–0,76%). Namun, terdapat pengaruh nyata pada peningkatan berat limpa pada perlakuan T2 (±3,16 g) dibanding perlakuan lain. Secara umum, kondisi makroskopis organ imun tetap normal pada seluruh perlakuan, sedangkan secara mikroskopis timus menunjukkan perubahan ringan dengan skor sekitar 1–1,12 tanpa perbedaan nyata (P>0,05). Dengan demikian, ekstrak sambiloto berpotensi sebagai imunomodulator alami yang membantu menjaga kestabilan sistem imun ayam KUB selama infeksi S. enterica
Description
Validasi file repositori 13 Agustus 2026_Firli
